TERASBATAM.ID — Layanan kedaruratan Call Center 110 kembali membuktikan efektivitasnya dalam memitigasi tindak kriminalitas di Kota Batam. Personel kepolisian sektor Batam Kota bereaksi cepat mengamankan seorang terduga pencuri kabel di Gedung Saka Kencana Kepri, Kelurahan Baloi Permai, Kamis (14/5/2026), sesaat setelah menerima laporan dari warga.
Penangkapan tersebut bermula dari laporan warga bernama Yance melalui layanan 110. Menanggapi informasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel piket Polsek Batam Kota dan Pamapta Polresta Barelang langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal menyatakan, kehadiran polisi di tempat kejadian perkara (TKP) merupakan bentuk nyata pelayanan Polri dalam menindaklanjuti keresahan masyarakat.
“Respons cepat ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional,” ujar Benny melalui keterangan tertulis, Jumat (15/5/2026).
Di lokasi kejadian, petugas mendapati seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian. Terduga pelaku sebelumnya telah diamankan oleh warga sekitar bersama sejumlah barang bukti berupa kabel hasil curian. Untuk menghindari aksi main hakim sendiri dan guna kepentingan penyidikan, petugas segera membawa pria tersebut ke Mapolsek Batam Kota.
Sinergi Keamanan
Dalam operasi tersebut, polisi tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga di sekitar lokasi. Masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas di lingkungan masing-masing.
Polri menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan 24 jam melalui sistem Call Center 110. Sinergi antara laporan warga yang cepat dan tindakan polisi yang tanggap dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir gangguan keamanan di wilayah hukum Polresta Barelang.
Hingga saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami keterlibatan pihak lain maupun kemungkinan adanya jaringan pencurian spesialis kabel yang kerap meresahkan fasilitas umum di Batam.


