BerandaBatam RayaPasar Induk Jodoh Segera Dibangun, Pemko Batam Gandeng Swasta

Pasar Induk Jodoh Segera Dibangun, Pemko Batam Gandeng Swasta

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Barang Milik Daerah dengan PT Usaha Jaya Karya Makmur (PT UJKM) untuk pembangunan dan pengoperasian Pasar Induk Jodoh. Penandatanganan berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (17/3/2026), menandai dimulainya proyek strategis yang diharapkan menjadi pusat distribusi baru sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di kota industri tersebut.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang menandatangani langsung perjanjian tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan skema kerja sama. Menurutnya, proses yang panjang ini akhirnya menghasilkan format yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan mitra swasta.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga dapat menghasilkan skema kerja sama terbaik dalam rencana pembangunan Pasar Induk Jodoh yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan aset daerah secara optimal menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Dengan skema KSP, Pemerintah Kota Batam tidak hanya akan memperoleh kontribusi tetap, tetapi juga mendapatkan bagian keuntungan dari pengelolaan pasar induk nantinya.

BACA JUGA:  Yayasan Jabal Arafah Bakal Bangun Hotel Syariah Bintang 4

“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana aset daerah ini benar-benar produktif dan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Pembangunan Pasar Induk Jodoh dirancang tidak sekadar sebagai tempat transaksi jual beli komoditas. Pemerintah kota menargetkan pasar ini menjadi pusat distribusi yang efisien, modern, dan mampu mengintegrasikan rantai pasok produk-produk kebutuhan pokok di wilayah Batam dan sekitarnya.

Menurut Amsakar, proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menata sistem perdagangan di Batam. Selama ini, distribusi barang kebutuhan pokok masih bersifat parsial dan belum terintegrasi dengan baik. Dengan hadirnya pasar induk, diharapkan tercipta efisiensi distribusi yang pada akhirnya akan menekan fluktuasi harga dan menjaga stabilitas pasokan.

“Pasar induk ini akan menjadi pusat distribusi yang efisien sekaligus penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Batam,” tegasnya.

Selain aspek efisiensi, proyek ini juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemerintah Kota Batam berkomitmen menyediakan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil, pedagang tradisional, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam ekosistem pasar induk.

BACA JUGA:  Plafon Masjid Tanjak Ambruk, Aparat Penegak Hukum Mulai Bergerak

“Pasar induk ini kami arahkan untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, memberikan ruang bagi pedagang kecil dan UMKM agar dapat tumbuh, berkembang, dan meningkatkan daya saing,” ujar Amsakar.

Keberadaan pasar induk di kawasan Jodoh diharapkan mampu menggerakkan sektor-sektor ekonomi lain di sekitarnya, seperti transportasi, pergudangan, dan jasa penunjang lainnya. Dengan demikian, dampak ekonominya tidak hanya dirasakan oleh pedagang, tetapi juga masyarakat luas.

Pemilihan skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dinilai sebagai solusi terbaik dalam proyek ini. Melalui skema tersebut, Pemerintah Kota Batam tetap mempertahankan kepemilikan aset, sementara pengembangan dan pengoperasian dilakukan oleh mitra swasta. Pemerintah daerah akan memperoleh manfaat berupa kontribusi tetap dan pembagian keuntungan dari hasil pemanfaatan aset.

Skema ini dinilai mampu menjaga aset daerah tetap produktif sekaligus meningkatkan pendapatan daerah tanpa harus membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk investasi pembangunan. Di sisi lain, mitra swasta mendapatkan kepastian usaha dengan jangka waktu kerja sama yang telah disepakati.

Amsakar menambahkan bahwa pembangunan pasar induk ini juga sejalan dengan upaya pemerintah kota menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di berbagai wilayah. Dengan penataan yang baik, Batam diharapkan semakin tertata dan modern, namun tetap berpijak pada pemberdayaan ekonomi lokal.

BACA JUGA:  BC Batam Musnahkan Sex Toys dan Ribuan Item Elektronik Illegal

Penandatanganan perjanjian ini sekaligus menandai dimulainya tahap implementasi proyek. Setelah proses administrasi dan teknis diselesaikan, pembangunan fisik Pasar Induk Jodoh dijadwalkan segera dimulai. Pemerintah kota akan terus mengawal proyek ini agar sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dengan hadirnya Pasar Induk Jodoh, Batam tidak hanya memperkuat posisinya sebagai kawasan industri dan perdagangan, tetapi juga membangun fondasi ekonomi yang lebih kokoh dari sektor riil yang menyentuh langsung kebutuhan warga sehari-hari.

Latest articles

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...

Sambut Idul Adha, Batam Gelar Pawai Takbir dan Mobil Hias Berhadiah Rp 36 Juta

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mulai mematangkan persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berbeda...

More like this

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...