TERASBATAM.ID – Kabar duka menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Ipda Supriadi, S.H., anggota Bidang Humas Polda Kepri sekaligus figur polisi yang dikenal sebagai influencer dengan julukan “Joker”, meninggal dunia pada Kamis (16/4/2026) pukul 00.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan.
Almarhum menghembuskan napas terakhir saat tengah menjalankan tugas kedinasan mengikuti Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri di Jakarta. Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., membenarkan kabar duka tersebut.
“Betul. Padahal baru kemarin siang beliau menerima tiga penghargaan dari Divhumas Polri di Jakarta. Tadi malam dini hari, dokter RSPP Jakarta menyatakan beliau meninggal karena serangan jantung,” ujar Kombes Nona kepada www.terasbatam.id, Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Bripda Adi—rekan almarhum—kembali ke penginapan dan hendak masuk ke kamar. Ia memanggil Ipda Supriadi namun tidak mendapat jawaban. Bripda Adi kemudian meminta bantuan resepsionis untuk membuka pintu. Saat pintu terbuka, almarhum sudah tergeletak di atas kasur dan segera dilarikan ke RSPP. Namun, dokter menyatakan bahwa Ipda Supriadi telah meninggal dunia.
Ipda Supriadi dikenal luas sebagai polisi dengan gaya nyentrik dan penggemar berat grup musik Slank (Slanker), bahkan ia menjabat sebagai ketua komunitas Slanker di Batam. Sebelum bertugas di Bidhumas Polda Kepri, almarhum lama bertugas di Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang.
Kapolda Kepri ketika itu Irjen Pol Andap Budi Revianto pernah menyebut Ipda Supriadi sebagai salah satu polisi yang akan ditarik untuk menjadi penyambung hubungan polisi dengan masyarakat, terutama karena kapasitasnya di bidang multimedia dan pengaruhnya sebagai influencer dengan jumlah pengikut besar di media sosial.
Jenazah Ipda Supriadi saat ini berada di RSPP Jakarta dan rencananya akan diterbangkan ke Batam dengan menggunakan pesawat Citilink pada pukul 11.45 WIB. Pihak keluarga besar Polda Kepri dan Polresta Barelang menyampaikan duka cita yang mendalam.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala dosa-dosanya, serta diterima segala amal ibadahnya,” demikian pernyataan resmi dari jajaran Polda Kepri.
[kang ajank nurdin]


