TERASBATAM.ID – Arus investasi pembangunan infrastruktur digital di Kota Batam terus mengalir deras. Setelah kawasan Nongsa Digital Park dikenal sebagai salah satu episentrum teknologi, kawasan Kabil di Batam kini juga menjadi lokasi strategis pembangunan pusat data (data center) oleh investor multi nasional company (MNC). Proyek ini tidak hanya memperkuat ekosistem digital, tetapi juga membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat setempat.
Proyek pusat data tersebut tengah digarap oleh perusahaan konstruksi Long Motive, yang merupakan mitra dari perusahaan teknologi DayOne, investor kolaborasi dari Indonesia dan Singapura. Direktur Long Motive, Yusri Sarebong, mengungkapkan bahwa proyek yang berlokasi di kawasan Nongsa Digital Park tersebut saat ini telah memasuki tahap konstruksi dengan melibatkan ratusan tenaga kerja.
“Untuk pembangunan data center yang berada di kawasan Nongsa Digital Park, saat ini ada sekitar 400 pekerja yang terlibat dalam proses konstruksi,” ujar Yusri dalam keterangannya di Batam, Selasa (10/03/2026).
Ia menambahkan, ekspansi pembangunan masih akan terus berlanjut. Long Motive dan DayOne berencana membangun empat blok data center baru di kawasan Kabil, Batam. Proyek lanjutan ini diperkirakan akan membutuhkan tambahan tenaga kerja dalam jumlah signifikan.
Yusri menegaskan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam pembangunan empat blok baru tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
“Untuk pembangunan empat blok data center di Kabil nanti, kami juga akan merekrut tenaga kerja lokal dari Batam,” katanya.
Menurut Yusri, maraknya pembangunan pusat data di Batam tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan akan pusat penyimpanan data di kawasan Asia Tenggara. Posisi geografis Batam yang dekat dengan Singapura dinilai semakin memperkuat daya tarik kota ini sebagai destinasi investasi teknologi.
Pernyataan tersebut disampaikan Yusri di sela-sela kegiatan sosial pembagian santunan kepada masyarakat di Yayasan True Love, Perumahan Kavling Kabil, Batam. Ia berharap kehadiran proyek ini tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian warga melalui penyerapan tenaga kerja.
Dengan bertambahnya pembangunan pusat data di Batam, kota ini dinilai semakin mengokohkan posisinya sebagai hub digital dan destinasi investasi teknologi terdepan di Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan.
[kang ajank nurdin]


