Dua Rumah Warga Tj Uma Hancur Akibat Dihantam Tongkang Singapura

Kapal Tongkang berbendera Singapura Agility 1805 hanyut terbawa arus diluar kendali hingga geruduk pelantar pelabuhan rakyat di pemukiman Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (01/01/2021) sore.

TerasBatam.id, Batam  — Kapal Tongkang berbendera Singapura Agility 1805 hanyut terbawa arus di luar kendali nakhoda sehingga merangsek pelantar pelabuhan rakyat di pemukiman Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (01/01/2021) sore. Dua rumah milik warga di sana rusak akibat dihantam tongkang tersebut.

BACA: Pasca-Tongkang Singapura Tabrak Rumah Warga, Walikota Batam Mediasi Kedua Pihak

Dalam video amatir yang direkam oleh warga setempat terlihat kapal tongkang berukuran 853 GT tersebut hanyut dan perlahan terbawa arus mendekat ke pemukiman warga yang menyebabkan kepanikan. Warga terlihat menjerit dan berlarian menjauh saat kapal tongkang tersebut perlahan mendekat dan akhirnya menghantam pelantar dan rumah disana.

Seorang warga yang menjadi saksi mata, Datukm kepada TerasBatam.id mengatakan  hujan yang turun sejak pagi hari menyebabkan air laut pasang dan angina bertiup cukup kencang, kapal tongkang yang sedang lego jangkar di perairan Batu Ampar tersebut diduga putus tali jangkarnya dan mengakibatkan hanyut terbawa arus ke pemukiman warga di Tanjung Uma yang tidak jauh dari lokasi lego jangkar kapal.

“Untungnya tidak ada korban jiwa atas insiden ini,” kata Datuk.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Perairan Polresta Barelang AKP Syaiful Badawi mengatakan, kapal tongkang itu lego jangkar di depan Pelabuhan Batu Ampar namun karena cuaca ekstrem terseret hingga ke Tanjung Uma.

“Kapal terseret ke Tanjung Uma karena pengaruh cuaca,” kata Syaiful.

Menurut Syaiful, pihaknya akan mencari pihak yang bertanggungjawab atas insiden kapal tersebut.