BerandaEkonomiDewan Pakar PWI: Status PSN Tidak Mengungguli FTZ Batam

Dewan Pakar PWI: Status PSN Tidak Mengungguli FTZ Batam

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID — Penetapan status Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) Batam dinilai bukan sebagai pemegang kasta tertinggi dalam hierarki regulasi lahan. Status PSN berfungsi sebagai instrumen percepatan investasi, namun secara administratif tetap harus tunduk pada mekanisme pengelolaan lahan yang berlaku di bawah otoritas Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Pakar PWI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Suyono Saputra, di sela acara penganugerahan BP Batam di Hotel Mercure, Senin (16/3/2026). Suyono, yang juga merupakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Internasional Batam (UIB) serta mantan wartawan ekonomi senior Bisnis Indonesia, menyoroti perlunya kejernihan dalam melihat relasi antara PSN dan FTZ.

“PSN tidak menghapus atau berada di atas FTZ. Pengalokasian lahan di Batam tetap berada pada koridor mekanisme BP Batam sebagai pemegang Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Kemudahan yang ditawarkan PSN lebih pada aspek akselerasi perizinan dan dukungan non-perizinan agar investasi segera terealisasi,” ujar Suyono, penyandang gelar doktor dari Universitas Trisakti Jakarta.

BACA JUGA:  BI Kepri Pastikan Inflasi Terkendali Meski Pasokan Pangan dari Sumatra Terganggu
Risiko Pencabutan Status

Dalam analisisnya, Suyono mengingatkan bahwa status PSN bersifat dinamis dan bergantung pada progres di lapangan. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2021, pemerintah pusat memiliki instrumen monitoring dan evaluasi yang ketat.

Menurut Suyono, jika dalam kurun waktu tiga tahun sebuah proyek tidak menunjukkan tanda-tanda realisasi investasi yang nyata, pemerintah melalui kementerian terkait memiliki wewenang untuk mencabut status PSN tersebut. Hal ini menjadi peringatan bagi para pengembang proyek strategis agar segera menyelesaikan kendala administratif maupun lapangan.

“Jangan dianggap permanen. Jika tidak ada progres, evaluasi akan dilakukan dan status bisa dibatalkan,” tegasnya.

Ujian Realisasi: Tanjung Sauh vs Wiraraja

Suyono membandingkan dua proyek besar di Batam. Proyek Tanjung Sauh, yang juga menyandang status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dinilai telah menunjukkan perkembangan positif melalui aktivitas pembangunan fisik dan realisasi komitmen investasi.

Di sisi lain, PSN Wiraraja dinilai masih menemui hambatan, terutama terkait pelimpahan lahan dari BP Batam kepada pengembang. Padahal, komitmen investasi dari investor Amerika Serikat untuk pengembangan industri semikonduktor terintegrasi sudah berada di depan mata.

BACA JUGA:  Menghadapi "Triple Threat": Peringatan Prof Rhenald Kasali tentang Ancaman Ekonomi 2026

“Koordinasi antara pengembang dan BP Batam menjadi kunci utama. Penyelarasan rencana pengembangan kawasan harus segera dilakukan agar potensi industri semikonduktor hulu hingga hilir ini tidak hilang akibat kendala lahan,” tambah Suyono.

Sebagai akademisi sekaligus lama berkecimpung sebagai praktisi media yang bergelut di isu ekonomi bisnis, Suyono menekankan bahwa kehadiran PSN seharusnya memperkuat ekosistem FTZ Batam, bukan menciptakan tumpang tindih kewenangan yang justru dapat membingungkan calon investor internasional.

Latest articles

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...

Sambut Idul Adha, Batam Gelar Pawai Takbir dan Mobil Hias Berhadiah Rp 36 Juta

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mulai mematangkan persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berbeda...

Tangis di Pengadilan, Keluarga Korban Pembunuhan Batam Tuntut Keadilan

TERASBATAM.ID — Suasana ruang sidang utama Kusuma Atmadja di Pengadilan Negeri Batam mendadak hening,...

More like this

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...

Sambut Idul Adha, Batam Gelar Pawai Takbir dan Mobil Hias Berhadiah Rp 36 Juta

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mulai mematangkan persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berbeda...