Berita
Beranda / Berita / Demam F1 Kembali Menyapa Sepang, Malaysia Bidik Dampak Ekonomi Raksasa

Demam F1 Kembali Menyapa Sepang, Malaysia Bidik Dampak Ekonomi Raksasa

Instalasi maskot pembalap raksasa Puma menghiasi kawasan perbelanjaan utama di pusat Kota Kuala Lumpur, Senin (28/9/2026). Demam balap Formula 1 mulai terasa kental menyapa warga dan wisatawan di Malaysia jelang balapan di Sirkuit Sepang pada 2–4 Oktober 2026 mendatang. (Foto: Dok. Terasbatam.id)

TERASBATAM.ID, SEPANG — Hiruk-pikuk persiapan ajang balap jet darat Formula 1 mulai terasa kental di kawasan Sepang International Circuit (SIC), Malaysia. Berdasarkan pengamatan www.terasbatam.id di lokasi pada Senin (28/9/2026), aktivitas logistik dan pembenahan fasilitas sirkuit tampak semakin intensif menjelang gelaran balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 Oktober 2026 mendatang.

Suasana gempita jelang balapan juga kian terasa hingga ke pusat Kota Kuala Lumpur. Promosi besar-besaran mewarnai area mal ternama seperti Pavilion Bukit Bintang, persimpangan strategis KLCC, hingga Mitsui Outlet Park Sepang. Poster raksasa yang menampilkan pebalap utama tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, berdiri megah menghiasi area publik dan menjadi spot favorit warga maupun wisatawan untuk berswafoto.

Di area sirkuit, kontainer pengangkut perlengkapan tim dan pekerja berseragam neon tampak hilir-mudik mengatur jalur logistik vital. Selain kesiapan trek dan tribun, panggung hiburan serta area konser di latar belakang bukit ikonik Petronas Sepang International Circuit juga telah rampung didirikan, menandakan F1 kali ini siap menyajikan kombinasi adu kecepatan dan festival hiburan internasional.

Aktivitas di gerbang masuk Sepang International Circuit (SIC), Selangor, Senin (28/9/2026). Truk kontainer pengangkut perlengkapan tim serta para pekerja sibuk merampungkan persiapan fasilitas dan pengamanan jelang dimulainya gelaran F1 Gulf Air Bahrain Grand Prix. (Foto: Dok. Terasbatam.id)

Estimasi 300 Ribu Turis Mancanegara

Kembalinya raungan mesin Formula 1 ke Sepang tak hanya memanjakan para pencinta balap, tetapi juga diproyeksikan membawa dampak ekonomi luar biasa bagi sektor pariwisata serta pelaku usaha lokal. Gelaran balapan F1 Gulf Air Bahrain Grand Prix selama tiga hari tersebut diperkirakan bakal menyedot lebih dari 110.000 penonton di sirkuit. Pihak Departemen Imigrasi Malaysia bahkan memprediksi lonjakan kedatangan wisatawan asing bisa menembus 300.000 orang.

Nasib 1.025 Pekerja PT Ghim Li Menggantung, Tak Dilibatkan Pertemuan Masa Depan Perusahaan

Anggota Parlimen Sepang, Datuk Aiman Athirah Sabu, mengungkapkan bahwa peningkatan infrastruktur jalan raya telah dilakukan secara masif guna menyambut lonjakan arus lalu lintas.

“Pemerintah Federal mengucurkan dana sebesar RM16 juta (sekitar S$5 juta) untuk menata dan membenahi jalan-jalan utama di sekitar Sepang seperti FT26, FT27, FT29, dan FT34. Sementara Pemerintah Negeri Selangor mengalokasikan RM1,5 juta untuk penataan Jalan B48,” jelas Aiman Athirah sebagaimana dikutip dari harian straits times.

Ia menambahkan, perhelatan F1 menjadi momentum emas untuk membangkitkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga destinasi wisata lokal di luar sirkuit, seperti Pantai Bagan Lalang, wisata kebun buah naga di Sungai Pelek, hingga warisan budaya masyarakat adat Mah Meri.

Hotel Laris Manis dan Festival Kuliner

Geliat F1 ini langsung terasa pada lonjakan pemesanan kamar hotel di kawasan Sepang, Putrajaya, Cyberjaya, hingga area Klang Valley. Sekretaris Jenderal Asosiasi Hotel Anggaran dan Bisnis Malaysia (MyBHA) Selangor, Grace Chin Zhi Hu, menyebutkan bahwa tingkat okupansi hotel di sekitar sirkuit langsung melejit dan mencapai kapasitas penuh sejak periode awal pemesanan (early booking) dibuka.

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 11,3 Kilogram Serbuk Emas ke Singapura

Menyambut kedatangan ratusan ribu pelancong internasional, Tourism Malaysia menggeber festival budaya Citrawarna Speed Festival 2026 di sejumlah titik, termasuk Terminal 1 KLIA dan IOI City Mall Putrajaya hingga 4 Oktober. Festival ini menampilkan pameran supercar, kompetisi simulator F1, hingga pertunjukan parade seni budaya yang melibatkan 1.500 penari tradisional.

Tak ketinggalan, Tourism Selangor turut menyelenggarakan Selangor Mega Food Festival 2026pada 2–4 Oktober di Mitsui Outlet Park KLIA. Lebih dari 50 penjual kuliner lokal dikerahkan untuk memperkenalkan aneka sajian khas seperti Nasi Ambeng, Satay Kajang, hingga Rojak Klang kepada para wisatawan. Para pelaku UMKM lokal pun menyambut antusias, salah satunya restoran HL Dragon Fruit Eco Farm yang menawarkan diskon khusus 10 hingga 20 persen bagi para pemegang tiket F1 selama periode 1–15 Oktober.