Berita
Beranda / Berita / 47 Personel Polresta Jambi Terima Penghargaan Berprestasi

47 Personel Polresta Jambi Terima Penghargaan Berprestasi

Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang (tengah) menyampaikan hormat saat memimpin Upacara Pemberian Penghargaan bagi Personel Polresta Jambi yang Berprestasi di lapangan hijau Mapolresta Jambi, Kamis (1/10/2026). Sebanyak 47 personel menerima apresiasi atas keberhasilan menghentikan peredaran gelap puluhan kilogram narkotika dan mengungkap kasus penganiayaan berat.

TERASBATAM.ID — Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang memimpin upacara pemberian penghargaan (reward) kepada 47 personel Polresta Jambi yang berprestasi di lapangan hijau Mapolresta Jambi, Kamis (1/10/2026).

 

Pemberian apresiasi tersebut disaksikan oleh para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat), Kepala Seksi (Kasi), serta seluruh jajaran personel Polresta Jambi.

 

Dalam amanatnya, Kombes Pol Ananto Herlambang menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan pimpinan atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme personel dalam menindak berbagai kasus tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

Ratusan Buruh Unjuk Rasa di DPRD, Tuntut Pesangon 1.025 Karyawan PT Ghim Li

 

Secara khusus, Kapolresta mengapresiasi keberhasilan Satnarkoba dan Tim Khusus (Timsus) Polresta Jambi yang berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika jaringan besar. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa:

 

  • 29 paket besar ganja seberat kurang lebih 29 kilogram,

 

  • 336,03 gram sabu,

 

Kunjungi Natuna, Ketua MPR Muzani Soroti Kesejahteraan Warga Perbatasan

  • 22 butir pil ekstasi, serta

 

  • 192 refill cartridge berisi cairan (liquid) diduga mengandung narkotika dengan berat total 465,8 ml.

 

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen Polresta Jambi untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika,” ujar Ananto.

 

Selain kasus narkoba, penghargaan juga diberikan kepada tim yang sukses mengungkap kasus penganiayaan berat menggunakan penyiraman air keras hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Pengungkapan kasus tersebut dinilai membutuhkan kecepatan, ketelitian, serta profesionalisme tinggi dari anggota di lapangan.

Komisi I DPR dan Kodaeral IV Bahas Penguatan Keamanan Maritim Perbatasan

 

Ananto menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas keberhasilan perkara, melainkan pemicu motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran agar senantiasa berpedoman pada SOP, kode etik profesi Polri, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dalam setiap proses penegakan hukum.

 

“Pertahankan dan tingkatkan semangat profesionalisme, bangun soliditas kerja sama, serta jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

[Dalil Harahap]