BerandaBatam RayaTransaksi QRIS di Kepri Terus Melonjak, Didominasi UMKM

Transaksi QRIS di Kepri Terus Melonjak, Didominasi UMKM

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID: Transaksi dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) di Provinsi Kepulauan Riau terus mengalami kenaikan drastic. Berdasarka data Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kepri dari Januari hingga April 2023 ini transaksi dengan QRIS sebesar Rp 679,94 miliar atau naik 114,77 persen secara year to date dibanding tahun 2022.

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah, Taufik Ariesta mengatakan transaksi QRIS di wilayah Provinsi Kepri secara tahunan mengalami peningkatan.

Berdasarkan data pihaknya, pada tahun 2022 nilai transaksi dengan QRIS mencapai Rp 670 Miliar. Sedangkan Januari hingga April 2023 transaksi yang tercatat telah mencapai Rp 679,94 miliar atau naik 114,77 persen secara year to date.

“Sementara untuk volume transaksinya juga mengalami peningkatan. Dimana pada 2022 diketahuinya volumenya mencapai 5,8 Juta transaksi, sementara hingga April 2023 diketahui mencapai 4,57 juta,” kata Taufik disela-sela acara bincang sore dengan media di Kawasan Batam Centre, Senin (12/06/2023).

BACA JUGA:  Pasokan Terhenti, Pedagang Baju Seken Batam Ngadu ke DPRD

Menurut Taufik, transaksi dengan menggunakan QRIS sangat diminati oleh pelaku UMKM karena membantu mereka dalam bertransaksi dan mengatur keuangannya.

“QRIS ini sangat membantu pelaku UMKM dalam bertaransaksi dan sangat memudahkan dalam Pencatatan setiap transaksi,” kata Taufik.

Sebagaimana diketahui, QR Cros Border memiliki peran penting untuk meningkatkan efisiensi transaksi, mendukung digitalisasi perdagangan dan investasi, dan menjaga stabilitas makroekonomi dengan memperluas penggunaan penyelesaian transaksi menggunakan mata uang lokal (LCS).

Bahkan, QR Cros Border disinyalir dapat meningkatkan transaksi UMKM, karena memudahkan konsumen mancanegara untuk bertransaksi saat membeli produk lokal. Begitu pula pada sektor pariwisata, para wisatawan asing nantinya cukup menggunakan QR Cross-border jika ingin bertransaksi saat vakansi di Indonesia.

Latest articles

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...

Sambut Idul Adha, Batam Gelar Pawai Takbir dan Mobil Hias Berhadiah Rp 36 Juta

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mulai mematangkan persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berbeda...

More like this

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...