TERASBATAM.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menetapkan tiga lokasi utama untuk pelaksanaan Shalat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Dataran Engku Putri, Batam Centre, menjadi titik pusat perayaan yang direncanakan akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, beserta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah.
Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, usai memimpin rapat persiapan pelaksanaan Shalat Idulfitri tingkat kota di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (12/3/2026). Menurutnya, rapat tersebut bertujuan untuk memastikan kekhidmatan dan kelancaran ibadah bagi umat Muslim di kota industri tersebut.
“Pemerintah Kota Batam menyiapkan tiga lokasi utama pelaksanaan salat Idulfitri. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama meramaikan dan menjaga ketertiban sehingga ibadah dapat berlangsung dengan nyaman,” ujar Firmansyah.
Untuk lokasi di Dataran Engku Putri, panitia telah menunjuk H. Muslim Ahmad sebagai imam, sementara khotbah akan disampaikan oleh H. Bahktiar. Adapun M. Rasyid Ridho akan bertugas sebagai bilal. Lokasi terbuka ini diprioritaskan menjadi tempat shalat Ied bagi Wali Kota Batam dan jajaran Pemko.
Dua lokasi lainnya berada di dalam masjid. Di Masjid Raya Sultan Mahmud Riayat Syah, petugas imam akan diisi oleh imam masjid setempat, dengan khatib H. Ahmad Dahlan serta bilal Muhalil Akbar dan Teguh. Sementara itu, di Masjid Baiturrahman, H. Ahmad Faisal Al Hafiz bertindak sebagai imam, K.H. Ahmad Junaedi sebagai khatib, dan Abdul Azizurrahim sebagai bilal.
Firmansyah menambahkan, Hari Raya Idulfitri merupakan momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di tengah heterogenitas masyarakat Batam. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan penuh khidmat.
“Idulfitri merupakan momen kebersamaan dan saling memaafkan. Kami berharap masyarakat dapat merayakannya dengan penuh khidmat, menjaga ketertiban, serta mempererat persatuan,” katanya.
Pemko Batam juga mengimbau masyarakat yang akan mengikuti Shalat Idulfitri di lokasi terbuka, khususnya di Dataran Engku Putri, agar dapat datang lebih awal. Imbauan serupa disampaikan terkait kebersihan, di mana para jemaah diminta untuk menjaga lingkungan tetap bersih setelah pelaksanaan ibadah usai.


