BerandaBatam RayaTenaga Kerja KTP Luar Batam Dominasi Pasar Kerja

Tenaga Kerja KTP Luar Batam Dominasi Pasar Kerja

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Pemerintah Kota Batam tengah memacu sinkronisasi data kependudukan untuk memetakan kondisi ketenagakerjaan di wilayah tersebut. Data terbaru menunjukkan jumlah tenaga kerja yang memiliki identitas (KTP) luar Batam lebih mendominasi pasar kerja di kota industri tersebut dibandingkan dengan tenaga kerja lokal atau warga ber-KTP Batam.

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, terdapat 199.473 tenaga kerja ber-KTP luar Batam. Angka tersebut melampaui jumlah tenaga kerja ber-KTP Batam yang tercatat sebanyak 177.830 jiwa. Selisih lebih dari 21.000 jiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga keseimbangan peluang kerja bagi masyarakat lokal.

“Data tenaga kerja ini harus dipahami secara utuh. Dengan data yang valid, kita dapat merancang program yang tepat, baik untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal maupun menjaga keseimbangan kebutuhan industri,” ujar Li Claudia saat memimpin Rapat Koordinasi Lanjutan Sinkronisasi Data Kependudukan di Kantor BP Batam, Jumat (24/4/2026) malam.

Akurasi Kebijakan

Dinamika kependudukan ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hingga semester II tahun 2025, jumlah penduduk Batam berdasarkan data konsolidasi bersih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mencapai 1.394.459 jiwa. Namun, angka ini masih terus disempurnakan karena tingginya mobilitas penduduk yang masuk dan keluar tanpa pembaruan identitas.

BACA JUGA:  Dua Mantan Jenderal Hadiri Peresmian Renovasi Lapangan Tenis BTC Barelang

Menurut Li Claudia, validitas data kependudukan sangat krusial untuk menghitung kebutuhan dari hulu ke hilir. Ia mencontohkan, perencanaan sektor pendidikan dan pembangunan ruang kelas baru harus merujuk pada data kelahiran yang akurat agar selaras dengan proyeksi kebutuhan tenaga kerja di masa depan.

“Sinkronisasi data ini bukan sekadar administrasi, tetapi dasar menentukan kebijakan. Kita harus tahu kebutuhan riil anak-anak di sekolah hingga kesiapan mereka memasuki dunia kerja agar anggaran tepat sasaran,” tambahnya.

Pengendalian Arus Masuk

Sebagai langkah jangka pendek, Pemerintah Kota Batam akan memperkuat pemantauan di pintu-pintu masuk utama, seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Sekupang. Upaya ini dilakukan guna memetakan mobilitas penduduk non-permanen secara lebih terukur serta mendukung stabilitas pasar kerja.

Pemerintah juga mendorong kolaborasi antarperangkat daerah untuk mengatasi kendala administratif, seperti penduduk yang telah pindah atau meninggal dunia namun datanya masih tercatat aktif. Penataan ini diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan SDM Batam agar tetap kompetitif di tengah persaingan industri global.

BACA JUGA:  “Rumah Wakil Rakyat” Itu Tak Aman Lagi, Dua Unit Sepeda Motor Raib Digondol Maling

Latest articles

TNI AD Siapkan Kodam di Kepulauan Riau

TERASBATAM.ID - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tengah mematangkan rencana pembentukan Komando...

Batam Targetkan Efisiensi Rp 18,1 Miliar dari WFH

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam resmi memulai kebijakan bekerja dari rumah atau work from...

Komisi IX DPR Dorong Budidaya Udang Vaname di Kepri

TERASBATAM.ID — Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendorong pengembangan budidaya udang...

Swabina Gelar Uji Kompetensi Satpam, Tingkatkan Mutu Pengamanan

TERASBATAM.ID — PT Swabina Gatra kembali menggelar uji kompetensi bagi personel satuan pengamanan (satpam)...

More like this

TNI AD Siapkan Kodam di Kepulauan Riau

TERASBATAM.ID - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tengah mematangkan rencana pembentukan Komando...

Batam Targetkan Efisiensi Rp 18,1 Miliar dari WFH

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam resmi memulai kebijakan bekerja dari rumah atau work from...

Komisi IX DPR Dorong Budidaya Udang Vaname di Kepri

TERASBATAM.ID — Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mendorong pengembangan budidaya udang...