Siswa SMA Kartini Batam Antusias Bahas Isu Keragaman

TERASBATAM.ID: Sekitar 100 orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Kartini Batam antusias membahas isu keragaman yang tengah terjadi saat ini. Sensitivitas masyarakat terhadap perbedaan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) saat ini menjadi sorotan ditengah kemajemukan masyarakat yang ada.

Kepala Sekolah SMA Kartini Akmal S.Pd dalam sambutannya di Pendopo SMA Kartini Batam yang berada di Jalan Budi Kemuliaan Batam No 1, Rabu (07/02/2024) mengatakan, kegiatan seminar dengan topik Kesadaran akan Keragaman Menuju Masyarakat Inklusif yang dilaksanakan merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

“Temanya Bhinneka Tunggal Ika, kita ingin siswa mampu mengaplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, bahwa keragaman, kemajemukan masyarakat Indonesia adalah sesuatu yang sudah ada,” kata Akmal.

Selanjutnya setelah kegiatan seminar, siswa yang berasal dari kelas X tersebut mampu mengemas masalah isu keragaman dalam bentuk tulisan dan short movie atau film pendek pada bulan Mei mendatang.

Tampil sebagai pembicara Pelaksana Redaksi www.terasbatam.id Fadli yang membagikan pengalamannya sebagai jurnalis dengan beragam liputan, terutama terkait bagaimana mengemas tulisan dengan mempertimbangkan aspek keragaman di masyarakat.

“tulisan dengan isu-isu sensitive harus memperhatikan kondisi social di masyarakat sebagai pembaca, jangan sampai informasi yang dikemas malah menjadi blunder dan menimbulkan kekacauan,” katanya.

Beberapa siswa yang tampil menyampaikan pendapatnya terkait keragaman antara lain soal bagaimana Bahasa daerah tidak lagi terdengar dalam komunikasi sehari-hari dilingkungan sekolah.

“saya lahir di Batam, tidak lagi bisa berbahasa daerah asal kedua orangtua. Komunikasi antar teman-teman cukup baik dan jauh dari konflik masalah kebudayaan,” kata seorang siswa menyampaikan pendapatnya.

Diujung sesi seminar ditampilkan short movie berjudul Sang Bhinneka Tunggal Ika produksi Sekolah Menengah Negeri Atas (SMAN) 1 Cilimus berdurasi 8 menit. Selanjutnya 10 kelompok yang terdiri dari 10 hingga 12 orang peserta yang hadir menuliskan synopsis film pendek tersebut dan menyampaikan kritik dan rencana short movie yang akan diproduksi oleh siswa-siswa SMA Kartini Batam pada bulan Mei mendatang.