BerandaKepriKepri Bentuk Tim Tanggap Siber

Kepri Bentuk Tim Tanggap Siber

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperketat pengamanan ruang digital menyusul temuan delapan insiden siber yang menyerang sistem informasi pemerintahan sepanjang tahun 2026. Sebagai langkah mitigasi, pemprov mulai membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten dan kota untuk menjaga kerahasiaan data publik.

Penguatan infrastruktur keamanan ini ditandai dengan pelaksanaan Asistensi Pembentukan TTIS dan Bimbingan Teknis Penanganan Insiden Siber yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Dompak, Tanjungpinang, Rabu (6/5/2026).

Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Provinsi Kepri, Sardison, menegaskan bahwa keberadaan tim khusus ini menjadi mendesak seiring meningkatnya ancaman gangguan siber yang berpotensi melumpuhkan pelayanan publik.

“Gerak cepat dan kemampuan pemulihan sistem menjadi kunci utama. TTIS harus mampu menjadi solusi instan dalam menangani setiap potensi insiden yang bisa terjadi sewaktu-waktu pada sistem pemerintahan berbasis digital,” ujar Sardison.

Mitigasi Serangan

Berdasarkan data Diskominfo Kepri, serangan siber terhadap infrastruktur teknologi informasi di lingkungan pemprov masih terus terjadi. Kepala Diskominfo Kepri, Hendri Kurniadi, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan BSSN bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar tidak hanya mampu mendeteksi, tetapi juga memulihkan sistem secara mandiri.

BACA JUGA:  Peralihan Siaran Digital, 6 Juta STB Dibagikan untuk RTM

“Hingga Mei 2026 ini, kami mencatat dan telah menangani delapan insiden siber. Melalui pelatihan ini, kami targetkan kesiapsiagaan personel dalam mencegah pelanggaran data dan gangguan sistem TIK semakin tangguh,” kata Hendri.

Perwakilan BSSN, Andri Pancoro, menambahkan bahwa pembentukan tim tanggap insiden di tingkat daerah merupakan bagian dari program keamanan siber nasional. Menurut dia, ekosistem digital yang aman di daerah akan berdampak langsung pada stabilitas keamanan siber secara nasional.

Selain menerima pemaparan teori, para peserta dari dinas kominfo kabupaten dan kota se-Kepri juga melakukan simulasi teknis penanganan serangan secara langsung. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan standar prosedur yang seragam dalam menghadapi peretasan maupun kebocoran data di wilayah Kepulauan Riau.

Latest articles

Pinjol Ilegal Makin Licin, Warga Diimbau Tak Mudah Tergiur

TERASBATAM.ID — Praktik pinjaman online ilegal dan jasa penyelesaian utang tanpa izin kian meresahkan...

Letkol Aris Wibiatmoko: Sang “Apanmana” Penakluk 56 Markas OPM

TERASBATAM.ID - Keberhasilan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri 10 Marinir Satria Bhumi Yudha (SBY)...

Sengketa Mercy Rp 1,6 M: Pembeli Siap Ungkap Dokumen Rahasia di Persidangan

TERASBATAM.ID – Sengketa pembelian mobil mewah merek Mercedes-Benz senilai Rp1,6 miliar di Batam memasuki...

Lanud Hang Nadim Teken NPHD dengan Pemkot Batam

TERASBATAM.ID — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim, Letkol Pnb Indra Alexander...

More like this

Pinjol Ilegal Makin Licin, Warga Diimbau Tak Mudah Tergiur

TERASBATAM.ID — Praktik pinjaman online ilegal dan jasa penyelesaian utang tanpa izin kian meresahkan...

Letkol Aris Wibiatmoko: Sang “Apanmana” Penakluk 56 Markas OPM

TERASBATAM.ID - Keberhasilan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri 10 Marinir Satria Bhumi Yudha (SBY)...

Sengketa Mercy Rp 1,6 M: Pembeli Siap Ungkap Dokumen Rahasia di Persidangan

TERASBATAM.ID – Sengketa pembelian mobil mewah merek Mercedes-Benz senilai Rp1,6 miliar di Batam memasuki...