TERASBATAM.ID — Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia mempertegas komitmen kerja sama bilateral dengan otoritas imigrasi Singapura, Immigration and Checkpoints Authority (ICA), Selasa (28/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan integrasi teknologi perbatasan guna mendukung keamanan dan kelancaran arus migrasi kedua negara.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyatakan, kolaborasi yang telah terjalin lebih dari satu dekade ini kini difokuskan pada pemanfaatan inovasi terkini. Hal ini ditandai dengan kehadiran delegasi Indonesia dalam pameran teknologi pertahanan Milipol TechX di Singapura untuk menjajaki sistem keamanan mutakhir.
Optimasi layanan digital seperti sistem E-Manifest dan perluasan penggunaan Autogate menjadi poin utama kerja sama. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan internasional dan meningkatkan kapasitas petugas, tetapi juga menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi regional melalui mobilitas manusia yang lebih efisien dan aman.


