Hati-hati!! Tanpa Vaksin, Segala Urusan Bakal Sulit

  • Bagikan
Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad. (photo W Asmeral)

TerasBatam.id: Bagi masyarakat yang masih enggan untuk divaksin harus mempertimbangkannya kembali, karena tanpa vaksin segala urusan kedepannya bakal menyulitkan mereka. Pemerintah Kota Batam berencanakan akan menyandingkan lebih optimal vaksinasi dengan segala urusan dan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad kepada www.terasbatam.id, Jumat (08/10/2021) mengatakan, saat ini kondisi vaksinasi yang telah dilakukan oleh Pemko Batam bersama sejumlah pihak lainnya seperti TNI dan Polri telah mencapai 83 persen.

“Bahwa vaksin ini kepentingannya untuk warga, kalau nanti tidak divaksin akan menyulitkannya, sulit berangkat bekerja atau jalan ke mall, sulit beraktivitas lain,” kata Amsakar.

Menurut Amsakar, bahkan kedepannya akan sangat menyulitkan jika nantinya syarat vaksinasi disandingkan dengan kebijakan pemerintah yang lain seperti untuk keluarga penerima bantuan sosial dan program pendidikan lainnya.

“Mereka yang belum divaksin tidak bisa diikutsertakan atau bisa tidak kami ikutsertakan. Jadi vaksin ini kepentingannya untuk masyarakat,” tegas Amsakar yang sedang memantau pelaksanaan vaksinasi untuk warga di Tanjung Riau, Batam.

Berdasarkan data, menurut Amsakar, target vaksinasi warga Kota Batam berjumlah 907.271 orang, sedangkan warga yang belum divaksin dari jumlah target tersebut sebanyak 147.000 orang. Pihaknya menargetkan pada 14 November mendatang angka persentase yang dicapai telah 90-an persen.

“kalau mau 100 persen agak sulit ya, karena ada yang komorbid (memiliki riwayat penyakit-red), ada lansia (lanjut usia) yang tidak dapat bergerak, jadi mungkin relative sulit kita capai, kita berupaya terus untuk mengejar itu, makanya setiap ada vaksin saya turun,” kata Amsakar yang menerima wawancara dibawah pohon mangga di depan rumah salah seorang warga Tanjung Riau.

Pemerintah Kota Batam, menurut Amsakar, menggerakkan 21 Puskesmas yang tersebar di seluruh Kecamatan untuk bergerak melakukan vaksinasi setiap harinya kepada warga. Dirinya juga sudah mengingatkan Kepala Puskesmas untuk melakukannya vaksinasi sebagai prioritas.

“Saya juga sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan pak Hendry untuk melakukan vaksin terhadap anak-anak usia sekolah,” kata Amsakar.

Menurut Amsakar, permintaannya kepada Kadis Pendidikan tersebut terbukti ampuh sebab saat dilaksanakan di SMP Negeri 3 beberapa waktu lalu ada sekitar 1.200 anak yang divaksin pada saat itu.

“kami optimis untuk capaian 90-an persen atau istilahnya mungkin mendekati angka 100 persen itu dapat kita wujudkan,” kata Amsakar.

  • Bagikan