Disdik Segera Tempatkan 1.204 Siswa yang Gagal PPDB SMP Negeri di Batam

Pemetaan Baru Kelar Dilakukan

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto.

TERASBATAM.ID: Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam segera menempatkan 1.204 siswa yang gagal diterima di SMP Negeri melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025. Hal ini diungkapkan Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, Rabu (10/7/2024).

“Pemetaan calon peserta didik yang gagal sudah selesai dilakukan. Sekarang prosesnya tinggal lapor Pak Wali saja lagi,” kata Tri.

Lebih lanjut, Tri menjelaskan bahwa Disdik akan mengupayakan penempatan siswa di sekolah terdekat dari tempat tinggal mereka. Ia meminta orang tua untuk menerima keputusan penempatan dan tidak melakukan protes.

“Kami mencari sekolah yang masih lowong. Jadi dimana ditempatkan nanti, saya harapkan orangtua menerima, dan tidak protes,” katanya.

Pendistribusian siswa akan dilakukan berdasarkan zonasi dan non-zonasi. Disdik memberlakukan kebijakan tidak boleh mencabut berkas pendaftaran setelah pengumuman PPDB untuk mencegah siswa yang diterima di sekolah tertentu mundur dan mendaftar ke sekolah lain.

“Kalau kita tidak tahan, nanti mereka mundur karena sekolahnya tidak sesuai dengan keinginan mereka,” kata Tri.

Kebijakan ini diambil berdasarkan pengalaman PPDB tahun lalu di mana banyak siswa yang mundur dan tidak melakukan pendaftaran ulang karena tidak ingin ditempatkan di sekolah yang ditentukan Disdik.

“Yang jadi rebutan tetap sekolah dengan sekolah prestasi. Meskipun belum ada, tapi mereka tetap memaksakan ke sekolah tertentu,” kata Tri.

Saat ini, satu kelas di SMP Negeri di Batam diisi oleh 40 siswa atau bahkan lebih, dengan pertimbangan ketersediaan ruang kelas. Disdik menargetkan pendistribusian siswa ini selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru pada 15 Juli mendatang.

“Kami upayakan, sebelum sekolah dimulai, anak-anak ini sudah dapat sekolah semua,” kata Tri.

Ia berharap semua orang tua dapat menerima keputusan Disdik terkait penempatan siswa dan meyakinkan bahwa pihaknya akan memberikan yang terbaik bagi seluruh siswa.

“Pada intinya kami berikan yang terbaik untuk anak-anak ini,” katanya.

[Laporan : RMA]