Banjir Kavling Senjulung, Anggota DPRD Kepri Desak Normalisasi Drainase

TERASBATAM.ID: Usai menerima laporan dari masyarakat terkait banjir di Kavling Senjulung RT 01 RW 09 Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Sidak dilakukan usai Shalat Jumat, Jumat (21/06/2024) kemarin.

“Dari tadi malam Batam hujan deras, dan saya mendengar aspirasi masyarakat yang terkena banjir. Bahkan, mereka belum bisa tidur nyenyak hingga saat ini,” tutur Wahyu, Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Kepri.

Wahyu melihat langsung kondisi warga yang masih bergotong royong membersihkan rumah dan memindahkan perabotan. Ia juga meninjau hilir air di dekat kediaman warga dan menemukan penyempitan drainase akibat pematangan lahan yang dilakukan oleh perusahaan.

“Pematangan lahan ini memang sudah diizinkan BP Batam, tetapi menyempitkan drainase,” kata politisi PKS ini.

Wahyu mendesak pemerintah untuk memperlebar dan memperdalam drainase tersebut. Menurutnya, drainase seharusnya diatasi terlebih dahulu sebelum dilakukan pematangan lahan.

“Tindak lanjutnya, kami akan menyurati BP Batam dan menanyakan AMDAL proyek pematangan lahan. Selanjutnya, kami juga akan menyurati kelurahan. Harusnya pemerintah memikirkan masyarakat yang ada di hulu, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu,” papar Wahyu.

Wahyu meminta agar Pemko Batam segera menurunkan alat berat untuk normalisasi drainase dalam waktu dekat.

Banjir di Kavling Senjulung merupakan contoh nyata dari permasalahan drainase yang buruk di Kota Batam. Diperlukan langkah-langkah konkrit dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini agar warga tidak terus-menerus dihantui banjir.

[Laporan : Rom]