BerandaBatam RayaBakamla RI – Marsec Singapore Sepakat Berantas Masalah Oil Spill di Selat...

Bakamla RI – Marsec Singapore Sepakat Berantas Masalah Oil Spill di Selat Malaka

Diterbitkan pada

spot_img

Terasbatam.id: Masalah oil spill atau tumpahan minyak hitam yang sengaja di buang di perairan perbatasan diantara Indonesia – Singapura oleh kapal-kapal tanker yang tidak bertanggungjawab telah menyebabkan kerugian di banyak sector. Untuk mengatasi masalah tersebut Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Maritime Security Command (Marsec) Singapore sepakat untuk memberantasnya hingga tuntas.

Bakamla melalui Kantor Kamla Zona Maritim Barat dan Maritime Security Command (Marsec) Singapore sepakat untuk melaksanakan kerja sama dalam hal mengatasi tumpahan minyak (Oil Spill) yang sering terjadi di perairan Bintan melalui pertukaran informasi pada puskodal Bakamla RI dengan Information Fusion Centre (IFC) yang dimiliki Singapore.

Hal tersebut disepakati oleh oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto, S.Sos., M.Si(Han) dengan Deputy Commander Marsec Republic of Singapore Navy COL Rinson Chua saat melaksanakan pertemuan di Kantor Kamla Zona Maritim Barat, JL. RE Martadinata No. 16, Sekupang, Kota Batam, Sabtu (15/04/2022) lalu.

Pertemuan yang berjalan sangat akrab dan bersahabat itu membahas tentang informasi keamanan dan keselamatan perbatasan Batam dengan Singapura. Terlebih informasi trend yang saat ini terjadi yakni tumpahan minyak di perairan perbatasan, yaitu di Selat Malaka.

BACA JUGA:  Batam Targetkan Pajak Listrik Rp 437,4 Miliar

Col Rinson Chua menjelaskan bahwa tumpahan minyak yang sering terjadi ini dapat mengganggu aktivitas pariwisata yang sebagian besar pengunjungnya dari warga negara Indonesia.”Perlu adanya kerja sama dan pertukaran informasi dalam mengatasi dan mencegah masalah ini,”kata Col Rinson Chua.

Dalam pembicaraan itu Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto mengharapkan informasi kemaritiman yang dikeluarkan IFC terutama dalam hal oil spill dapat dikomfirmasi kepada Bakamla RI khususnya Kantor Kamla Zona Maritim Barat sehingga berbagai ancaman dan insiden yang ditimbulkan dapat teratasi.

Selain pertukaran informasi juga membahas usulan patroli sektor antara unsur Bakamla Zona Barat dengan Marsec Singapura.

Dari pejabat Kantor Kamla Zona Maritim Barat turut hadir yakni Kepala Bidang Operasi Zona Barat Kolonel Bakamla Djoko Wahyu Utomo, S.E., M.H., Analis Kebijakan Ahli Madya Kolonel Bakamla Joni Junaidi, A.Pi., S.Pi.,M.Si., Kepala Bagian Umum Zona Maritim Barat Kolonel Bakamla Djoko Prasetyo dan Para Kasubid Zona Maritim Barat.

Kemudian, pejabat RSN yang hadir yaitu Commander Sea Security Group COL Francis Goh, Head Intel MARSEC Command  LTC James Ong, DR Branch Head LTC Jerry Lee, MarSec Command SO1 MAJ Kevindev Singh, MarSec Command SO2 ME5 Eugene Goh, dan Atase Pertahanan Laut Singapura Senior Lieutenant Colonel (SLTC) Tony Wong. (Sumber Humas Bakamla)

Latest articles

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...

Sambut Idul Adha, Batam Gelar Pawai Takbir dan Mobil Hias Berhadiah Rp 36 Juta

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mulai mematangkan persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berbeda...

More like this

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...