Singapura, Tiongkok, dan Jepang Jadi Primadona Investor di Batam 

TERASBATAM.ID: Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam kembali menunjukkan tren positif pada Triwulan I 2024. Angka realisasi PMA di kota industri ini mencapai Rp 5,73 triliun, melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang hanya Rp 2,61 triliun.

Kegemilangan investasi Batam di kuartal pertama tahun ini didorong oleh tiga negara utama, yaitu Singapura, Tiongkok, dan Jepang. Singapura menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi USD 240,097 juta atau setara Rp 3,601 triliun. Diikuti Tiongkok dengan nilai USD 72,16 juta (Rp 1,082 triliun) dan Jepang senilai USD 34,13 juta (Rp 512,085 miliar).

Kepala BP Batam, H. Muhammad Rudi, mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam menjaga iklim investasi yang kondusif di Batam. Menurutnya, situasi aman dan nyaman di Batam menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modalnya.

“Gairah investasi sangat berpengaruh besar terhadap ekonomi Batam. Saya berharap, seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi kondusif kota tercinta ini agar perekonomian bisa terus bergerak,” ujar Rudi, Rabu (03/07/2024).

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan bahwa pencapaian ini juga tidak lepas dari peran strategis BP Batam dalam memberikan kemudahan perizinan dan pelayanan terbaik bagi investor.

“Kita semua memiliki peran penting dalam mewujudkan Batam sebagai kota maju,” tambah Rudi. “Jika kita semua kompak, tentu tidak ada yang sulit. Ekonomi harus terus bangkit.”

Berikut daftar lima negara dengan nilai investasi terbesar di Batam pada Kuartal I 2024:

  1. Singapura: USD 240,097 juta (Rp 3,601 triliun)
  2. Tiongkok: USD 72,16 juta (Rp 1,082 triliun)
  3. Jepang: USD 34,13 juta (Rp 512,085 miliar)
  4. Perancis: USD 15,85 juta (Rp 237,77 miliar)
  5. Hong Kong: USD 4,95 juta (Rp 74,304 miliar)

Kinerja positif investasi di Batam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Dukungan dan sinergi dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, menjadi kunci untuk menjadikan Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.