Sabu Senilai Rp 128 Miliar Gagal Diedarkan di Batam

  • Bagikan
Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Barelang, Senin (20/09/2021) yang dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Darmawan, M.Hum yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kepri Akhmad Rofiq, Dir Narkoba KBP Muji Supriyadi, , Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

TerasBatam.id: Satuan Reserse Narkoba Polresta Batam, Rempang dan Galang (Barelang) dibawah pimpinan Kompol Lulik Febyantara berhasil menggagalkan  narkotika jenis sabu seberat 107,258 Kilogram dengan nilai Rp 128 Miliar di perairan Nongsa di sekitar Pulau Putri.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Barelang, Senin (20/09/2021) yang dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Darmawan, M.Hum yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kepri Akhmad Rofiq, Dir Narkoba KBP Muji Supriyadi, , Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH  dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Darmawan, M.Hum mengatakan jika sabu-sabu seberat 107,258 kg itu dinominalkan  dengan rupiah, maka ada sekitar Rp 128 Milyar dengan asumsi harga narkotika jenis Shabu di pasaran Rp 1,5 juta per gram.

“Diduga narkotika jenis serbuk kristal sabu tersebut akan diedarkan di Batam,” kata Darmawan.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit kapal sb. edward black beard gt.18 no.2255/lla warna putih,  6  buah tas ransel besar berisi kemasan teh cina merk guanyinwang diduga narkotika jenis serbuk kristal sabu dengan jumlah total sebanyak 104 bungkus, berat keseluruhan : 107,258 KG.

“Jika barang bukti tersebut beredar di pasaran bisa dikonsumsi sekitar 321.774 sampai dengan 429.000 jiwa. Dengan disitanya barang bukti tersebut kita bisa menyelamatkan ratusan ribu jiwa penduduk,” kata perwira tinggi berbintang satu yang pernah bertugas sebagai Wakapolres Barelang belasan tahun silam itu.

Penangkapan yang dilakukan oleh petugas kepolisian itu dilakukan pada Minggu (05/09/2021) sekitar pukul 06.00 WIB di Perairan Laut Sekitar Pulau Putri Nongsa Batam, dengan 5 Tersangka berinisial  RA, (26 TAHUN), AZA (23 TAHUN),  EAH (25 TAHUN), INISIAL FOS (26 TAHUN), INISIAL H, (33 TAHUN).

Berawal saat Satresnarkoba Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat, bahwa akan ada transaksi narkotika jenis Shabu di perairan indonesia khususnya wilayah batam kemudian anggota Satresnarkoba Polresta Barelang yang di pimpin oleh Kasat Resnarkoba Kompol Lulik Febyantara, SIK, MH menindak lanjutinya dengan melakukan penyelidikan.

Kemudian di bentuk tim dari Kepolisian Satresnarkoba Polresta Barelang dan Bea Cukai Kepri  serta melakukan penyelidikan (pengamatan, pembuntutan dan pengintaian) yang telah dilakukan selama 3 bulan, sehingga pada hari minggu (05/09/2021) sekira pukul 04.00 wib, Tim berhasil mengamankan sebuah kapal (Kapal Sb. Edward Black Beard.)

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 115 Ayat (2)  Uu Ri No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan Ancaman Pidana Penjara Paling Singkat 5 Tahun Dan Paling Lama 20 Tahun , Seumur Hidup Atau Hukuman Mati.

  • Bagikan