Pengurus DPC PSI Batam Segel Kantor DPD dan DPW

Tuntut Pemberhentian Ketua DPD Tersandung Narkoba!

TERASBATAM.ID: Para pengurus DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekota Batam mengejutkan publik dengan aksi penyegelan kantor DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Kota Batam dan DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Kepri.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Ketua DPD PSI Batam, Susanto, yang ditangkap polisi karena dugaan keterlibatan dalam kasus narkoba.

“Kantor disegel oleh para pengurus DPC PSI, Kamis (06/06/2024) sore. Penyegelan ini sebagai bentuk protes kepada Pengurus DPW PSI Kepri yang tidak mengambil sikap atas ditangkap ketua DPD PSI, Susanto di rumahnya karena Narkoba,” kata Sekretaris DPC PSI Sagulung, Paskah Parlaungan, kepada awak media di depan kantor DPD PSI Kota Batam.

Parlaungan menegaskan bahwa PSI merupakan partai anti narkoba dan tindakan Susanto sangat mencoreng nama baik partai. Oleh karena itu, mereka mendesak DPP PSI untuk mengambil tindakan tegas.

“Kami meminta DPP memberhentikan saudara Susanto sebagai ketua DPD PSI Kota Batam. Selain itu juga¬†kami juga meminta DPP membatalkan pengangkatan DPC baru yang diterbitkan DPP PSI Kepri dan merehabiltas DPC lama sampai akhir masa jabatan,” ujarnya.

Parlaungan juga menambahkan bahwa PSI menjunjung tinggi prinsip anti narkoba, anti toleransi, dan anti korupsi. Ia menegaskan bahwa tindakan Susanto merupakan oknum dan tidak mewakili seluruh anggota PSI.

“Inilah pernyataan sikap kami karena yang diduga melanggar tindak pidana itu hanya oknum saja bukan partainya,” ucap Parlaungan Purba.

Selain pengurus DPC, Kader Loyalis PSI Batam, Ciko Arnold Nainggolan, juga menyampaikan pernyataan sikapnya. Ciko menyatakan bahwa seluruh pengurus DPC masih menunggu informasi resmi dari Kapolres Barelang terkait kasus Susanto.

“Tapi dengan adanya berita ini, kami semua pengurus dan anggota DPC PSI Kota Batam mendukung penuh kepolisian untuk mengusut sampai tuntas kasus ini,” tegas Ciko.

Ciko menambahkan bahwa seluruh pengurus DPC sepakat untuk menyegel kantor DPD PSI Kepri dan menghentikan sementara kegiatan pendaftaran calon Walikota. Hal ini dilakukan untuk menunggu langkah selanjutnya dari DPP PSI dalam menyelesaikan permasalahan ini.

“Saya sebagai anggota PSI yang masih loyal, menyatakan sikap bahwa PSI tetap pada pendiriannya anti narkoba, anti toleransi dan anti korupsi,”ujarnya.

Aksi penyegelan kantor DPD dan DPW PSI Batam ini menunjukkan keseriusan para pengurus DPC dalam menegakkan prinsip anti narkoba dan anti korupsi di tubuh partai. Mereka menuntut DPP PSI untuk mengambil tindakan tegas terhadap Susanto dan menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat dan tuntas.