BerandaPendidikanKasus Anak Terpapar Covid-19, KPAI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Kasus Anak Terpapar Covid-19, KPAI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta pemerintah tegas menunda pembelajaran tatap muka sekolah pada Juli 2021. Permintaan tersebut berkaitan dengan lonjakan kasus anak yang terpapar Covid-19.

“KPAI meminta Kemendikbudriset dan Kementerian Agama untuk secara tegas menunda pembukaan sekolah tatap muka,” kata Susanto dalam keterangannya, Rabu, 30 Juni 2021.

Susanto mengatatakan, pembelajaran tatap muka memang banyak diharapkan oleh masyarakat. Namun, perlu kehati-hatian untuk membuka PTM dengan mengutamakan hak hidup dan hak kesehatan anak, serta kepentingan terbaik bagi anak.

Menurut dia, PTM harus didasarkan pada 5 Siap, yaitu siap pemda, sekolah, guru, orang tua, dan anak dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan daerah, serta positivity rate di bawah 5 persen.

“Dinas pendidikan dan sekolah dapat bekerja sama dan berkonsultasi dengan dinas kesehatan, Satgas Covid-19, puskesmas atau ahli epidemiologi,” ujarnya.

Selain itu, Susanto juga meminta sekolah memperhatikan kesehatan mental anak dengan memberikan aktivitas kreatif dan menghibur secara online. Sekolah juga diminta konsultasi online kepada para siswa maupun melakukan home visit kepada anak-anak sesuai dengan kebutuhan.

BACA JUGA:  Covid-19 Melonjak, Walikota Batam Berikan Diskresi Pihak Sekolah Untuk Kegiatan PTM

Data Ikatan Dokter Anak Indonesia sebelumnya menunjukkan rawannya penularan Covid-19 pada kelompok usia anak. Ketua Umum IDAI Aman B. Pulungan seperti dikutip dari keterangan #MediaLawanCovid19, memaparkan sebanyak 1 dari 8 kasus Covid-19 adalah anak-anak. Dari jumlah kasus itu, sebanyak 3-5 persen di antaranya meninggal dunia, dan separuhnya adalah balita.

Data tersebut turut diperkuat laporan “Update Data Nasional dan Analisis Kasus Covid-19 pada Anak-anak” per 24 Juni 2020 yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19, proporsi yang terpapar di kelompok usia anak ini cukup besar.

Dari total kasus Covid-19 di Indonesia, sebanyak 12,6 persen atau sekitar 250 ribu berasal dari kelompok usia anak. Proporsi terbesar berada pada kelompok usia 7-12 tahun (28,02 persen), diikuti oleh kelompok usia 16-18 tahun (25,23 persen) dan 13-15 tahun (19,92 persen). Namun, berdasarkan persentase angka kematian, yang tertinggi justru berada pada kelompok umur 0-2 tahun (0,81 persen), diikuti oleh kelompok usia 16-18 tahun (0,22 persen) dan 3-6 tahun (0,19 persen).

BACA JUGA:  Berawal dari Tugas Sekolah Berujung Bisnis yang Menguntungkan

TEMPO

 

Latest articles

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...

Sambut Idul Adha, Batam Gelar Pawai Takbir dan Mobil Hias Berhadiah Rp 36 Juta

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mulai mematangkan persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berbeda...

More like this

Bidikan Persahabatan Dua Angkatan Laut

TERASBATAM.ID — Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Edwin melakukan kegiatan menembak...

Wagub Kepri Targetkan Semua OPD Informatif

TERASBATAM.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Rapat Koordinasi...

Proyek Gas Cisem 2 Tanpa Cela, KPPU Ketuk Palu

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengetuk palu, memutuskan bahwa seluruh terlapor dalam...