BerandaBatam RayaImigrasi Batam Tunggu Arahan Pusat Soal Warga Palestina di Galang

Imigrasi Batam Tunggu Arahan Pusat Soal Warga Palestina di Galang

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyatakan belum menerima arahan resmi dari pemerintah pusat terkait rencana penampungan warga Palestina dari Gaza di Pulau Galang, Batam. Kebijakan ini masih dianggap sebagai wacana dari tingkat tertinggi pemerintahan.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, menanggapi informasi yang beredar luas mengenai rencana tersebut.

“Kami belum ada arahan apa-apa. Koordinasi dari pusat belum ada. Putusan, surat edaran, ataupun arahan tertulis pun belum ada. Bahkan, pembahasan di tingkat Forkompimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) atau tingkat pusat belum ada sama sekali,” kata Hajar di Batamindo, Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, rencana yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto ini masih berada di tahap awal dan belum sampai pada pembahasan teknis di level kementerian atau direktorat jenderal, termasuk di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Jadi masih kami katakan masih di rencana RI 1, ya. Tapi kalau untuk di sektor di kementerian ataupun direktorat jenderal, sampai sekarang belum ada sama sekali,” tambahnya.

BACA JUGA:  Ruang Chek-In di Hang Nadim Jadi Ruang Publik, Bisa Belanja dan Ngopi

Meski demikian, Hajar Aswad menegaskan kesiapan jajarannya untuk melaksanakan setiap kebijakan yang telah diputuskan oleh pemerintah pusat. Saat ditanya kesiapan instansinya jika instruksi datang, ia menjawab tegas, “Siap. Siap.”

Rencana penampungan sementara sekitar 2.000 warga Palestina di bekas Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) COVID-19 Pulau Galang merupakan inisiatif kemanusiaan dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebelumnya telah menyatakan dukungan penuh atas rencana ini.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (6/8), mengungkapkan rencana untuk menyiapkan Pulau Galang sebagai tempat pengobatan bagi 2.000 warga Gaza yang terluka. Pernyataan ini diperkuat oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, pada Kamis (7/8).

“Yang luka-luka, yang mengalami apa, mungkin kena bom, kena reruntuhan dan segala macam. Dan rencananya disiapkan pusat pengobatannya nanti di Pulau Galang,” kata Hasan.

Namun, dari sisi implementasi teknis di lapangan, khususnya yang menyangkut status keimigrasian, masih menunggu pengaturan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

BACA JUGA:  Bang Long Terima Divonis 6 Bulan, Segera Bebas!

[kang ajank nurdin]

Latest articles

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

More like this

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...