Dengan Paspor Darurat Imigrasi Batam Deportasi WN Jepang Buronan Interpol

TERASBATAM.ID: Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam mendeportasi Warga negara Jepang Yusuke Yamazaki (43), buronan Interpol dengan status Blue Notice pada Selasa (12/03/2024). Yusuke dideportasi ke Jepang setelah Kedutaan Besar Jepang menerbitkan paspor darurat untuknya sebagai syarat perjalanan kembali ke negaranya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam Samuel Toba, Selasa (12/03/2024) mengatakan, Yusuke Yamazaki dideportasi kembali ke negaranya setelah pada 28 Februari 2024 Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menerbitkan paspor darurat untuknya sebagai syarat dalam perjalanan.

“Yusuke statusnya tahanan imigrasi, dokumen yang dipakai dalam perjalanan ini kami melakukan koordinasi dengan Kedutaan Jepang dan Konsulat Jepang yang ada di Medan,” kata Samuel.

Menurut Samuel, proses deportasi dilakukan pada hari ini Selasa tanggal 12 Maret 2024, dengan menggunakan Pesawat Citilink QG943 Pukul 12.40 dari Bandara Internasional Hang Nadim ke Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, kemudian dilanjutkan dengan Pesawat Japan Airlines JL726 pukul 21.25 dengan rute dari Soekarno-Hatta ke Bandara Narita di Jepang.

Samuel menyebutkan bahwa dalam pemeriksaan awal yang dilakukan oleh pihaknya, Yasuke masuk ke Indonesia pertama kali pada tahun 2021 dengan visa kunjungan, pada saat itu statusnya belum masuk dalam DPO Interpol.

Samuel juga menyebutkan bahwa Yasuke mengajukan Izin Tinggal Sementara dengan bekerja sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT Waringin Jaya Steel pada 13 Juli 2021.

“Namun perusahaan itu tidak terlibat dalam kasus penipuan yang dilakukannya di Jepang,” kata Samuel.

Samuel juga menyebutkan bahwa setelah statusnya ditetapkan sebagai DPO Interpol, maka Yasuke melakukan persembunyian di berbagai kota di Indonesia, seperti Pontianak, Jakarta dan hingga akhirnya ke Batam.