Coklit di Batam Capai 20 Persen

Pantarlih Temukan Pemilih Tak Pentingkan Proses Coklit

TERASBATAM.ID: Progres Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di Kota Batam telah mencapai 20% dari total pemilih yang terdaftar. Hingga Sabtu (29/6/2024) pukul 09.00 WIB, sebanyak 167.694 pemilih telah dicoklit dari total 890.000 pemilih hasil sinkronisasi.

“Data coklit ini bersumber dari Disdukcapil yang diserahkan Kemendagri ke KPU RI pada 2 Mei lalu,” ujar Komisioner KPU Kota Batam, Adri Wislawawan. Data tersebut kemudian disinkronisasi dan diturunkan ke kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk Batam.

Adri menjelaskan bahwa KPU Kota Batam telah menetapkan 1.811 TPS dengan maksimal 600 pemilih per TPS. Berdasarkan data tersebut, KPU merekrut Pantarlih dengan jumlah sesuai kebutuhan.

“Kalau pemilih 400, Pantarlih-nya 1 orang. Di atas 400 pemilih, Pantarlih-nya 2 orang,” jelas Adri.

Hingga saat ini, Adri menuturkan tidak ada kendala krusial yang dihadapi Pantarlih di lapangan. Namun, ada beberapa kendala seperti pemilih yang tidak menganggap proses coklit penting dan lupa menyimpan dokumen kependudukan.

“Ada juga pemilih yang kasih kue dan makan ke Pantarlih,” ungkap Adri.

Seperti diketahui, Pantarlih bertugas untuk:

  • Mencatat pemilih yang belum terdaftar
  • Memperbaiki data pemilih yang salah
  • Mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat
  • Mencatat keterangan pemilih berkebutuhan khusus

Proses coklit ini penting untuk memastikan keakuratan data pemilih dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024. KPU Kota Batam menghimbau kepada seluruh warga Batam untuk berpartisipasi aktif dalam proses coklit dengan memberikan data yang benar kepada Pantarlih.

[Laporan : Rom]