Bulan Ini Vaksin Pfizer BioNTech Masuk ke Batam

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mohammad Bisri.

TerasBatam.id: Vaksin yang memiliki efektivitas paling tinggi diantara vaksin lainnya, Pfizer BioNTech, diperkirakan akan tiba di Batam, Provinsi Kepulauan Riau paling cepat akhir bulan ini. Vaksin ini dipasok oleh pemerintah pusat dengan jumlah terbatas karena memiliki jangka waktu pendistribusian yang terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Mohammad Bisri kepada www.terasbatam.id, Rabu (22/09/2021) mengatakan, surat pemberitahuan dari Kementerian Kesehatan tentang pasokan vaksin Pfizer BioNTech telah disampaikan kepada pihaknya, namun jumlah dan waktunya belum disebutkan secara detil.

“diantara pasokan vaksin yang akan dikirim pemerintah  pusat dalam bulan ini diantaranya adalah Pfizer. Tetapi jumlahnya tidak banyak ya,” kata Bisri.

Menurut Bisri, pemerintah akan memasok sebanyak 400.000 vaksin berbagai merek, diantaranya Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer. Sedangkan stok vaksin yang tersedia saat ini berjumlah 170.000 dosis.

Bisri mengatakan, bahwa kelebihan vaksin Pfizer yang juga disebut vaksin BioNTech ialah karena memiliki efikasi sebesar 90 persen lebih, paling tinggi diantara merek vaksin lainnya, namun lazimnya efikasi yang tinggi juga dihimbangi oleh reaksi yang muncul pada tubuh penerima vaksin.

“Masyarakat sepertinya sudah siap dengan reaksi yang kuat, demam pun masyarakat kuat jika memang efikasinya tinggi,” kata Bisri.

Bisri mengatakan, pihaknya belum memutuskan apakah vaksin Pfizer yang berasal dari Amerika Serikat tersebut akan disuntikkan untuk masyarakat umum atau untuk dosis ketiga bagi tenaga kesehatan.

“Pfizer ini untuk dosis ketiga kepada Tenaga Kesehatan atau masyarakat atau bagaimana kita belum tahu ya. Kan dosis ketiga baru tenaga kesehatan saja, masyarakat belum diberikan sebagai booster,” kata Bisri.

Bisri memaparkan, bahwa vaksin Pfizer memiliki keterbatasan waktu distribusi karena masalah penyimpanan vaksin yang harus berada dalam suhu minus 70 derajat, vaksin tersebut memang dapat disimpan dengan suhu seperti Sinovac atau Astrazeneca dengan minus 7-8 derajat, tetapi jangka pemakaian hanya satu bulan, sedangkan dengan suhu idealnya minus 70 derajat jangka pemakaiannya dapat setahun.

“makanya mereka yang disuntik vaksin Pfizer dalam rentang waktu 1 bulan sudah selesai dua dosis,” kata Bisri.

  • Bagikan