BPOM: Produk Pangan dan Kosmetik Illegal dari Negara Tetangga Marak Beredar di Batam

TERASBATAM.ID: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam menyebutkan bahwa banyak produk pangan dan kosmetik dari negara tetangga yang beredar tanpa izin ditemukan di Batam.

 

Kepala BPOM Batam, Bagus Heri Purnomo mengatakan, Senin (25/07/2022),  berdasarkan pengawasan yang dilakukan sejak Januari hingga Juni 2022 BPOM menemukan banyak produk kosmetik dan pangan tanpa izin edar (TIE).

 

“Berbagai produk ilegal itu berasal dari negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia. Hasil pengawasan kita masih ada yang tanpa izin edar seperti kosmetik dan produk pangan. ” Kata Bagus.

 

Hal tersebut terjadi, menurut Bagus, disebabkan Batam dan Provinsi Kepulauan Riau berbatasan dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

 

“dari kedua jenis produk itu, produk kosmetik ilegal lebih mendominasi. Sebagian besar produk tersebut berasal dari Singapura dan China,” kata Bagus.

 

BPOM, menurut Bagus, telah melakukan penarikan hingga mengajukan sanksi bagi para pemasok dan pengedar sebagai langkah penindakan serta pengawasan sebagai langka pencegahan.

 

“Kita bisa lakukan penarikan dan ada juga sanksi yang kita ajukan ke kejaksaan,” kata Bagus.

 

Bagus menghimbau kepada masyarakat Batam jika menemukan produk produk TIE beredar di pasaran dapat melaporkan hal itu ke Badan POM melalui Contact Center HALOBPOM atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/Loka POM di seluruh Indonesia.

 

BPOM Batam pun mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dalam membeli produk pangan. Selalu ingat “Cek KLIK” yakni Cek Kemasan, Label, izin Edar dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.