BerandaBatam RayaAktivis HMI Tuntut Kejelasan Tupoksi Pimpinan Batam

Aktivis HMI Tuntut Kejelasan Tupoksi Pimpinan Batam

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Seorang aktivis mahasiswa, Budi Rifki Pratama, yang merupakan bagian dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menyuarakan tuntutan kejelasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, serta Ketua dan Wakil Ketua BP Batam. Tuntutan ini disuarakan melalui aksi pemasangan spanduk pada 11 Juli lalu di depan Kantor BP Batam, Batam Center, yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Budi Rifki Pratama menjelaskan bahwa aksi tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan sederhana untuk melihat adanya pembagian peran yang jelas dalam kepemimpinan Batam.

“Harapan kami ini adalah agar abang kami untuk mengambil alih kokpit itu, mengembalikan marwah abang-abang kami lah,” ujar Budi saat diwawancarai pada Sabtu (19/07/2025) di Kawasan Batu Ampar.

Dalam spanduk yang dibentangkan, tertulis pesan berbunyi “KAMI RINDU ABANG KAMI, KEMBALI AMBIL KEMUDI KOKPIT, JANGAN BIARKAN PESAWAT INI DIKENDALIKAN OLEH KOPILOT TAK BERLISENSI!”.

Budi menyebut spanduk ini sebagai bentuk “silent treatment aksi” yang bertujuan agar masyarakat merespons dan memahami pesan yang disampaikan tanpa perlu banyak komentar dari dirinya.

BACA JUGA:  Tiga Pesawat Airbus dan 300 Polisi China Antar 153 WNA Pelaku Love Scamming dari Batam

Hingga saat wawancara berlangsung, Budi mengaku belum ada pihak terkait dari pemerintah yang menghubungi mereka mengenai aksi tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa aksi akan dilanjutkan.

“Insyaallah di tanggal 20 ini kita bakalan mengadakan aksi evaluasi 150 hari kerja kepemimpinan Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota,” ungkapnya.

Aksi lanjutan ini rencananya akan digelar di depan Kantor Wali Kota Batam, Pemko Batam Center, dan akan berkoordinasi dengan seluruh mahasiswa se-Batam, elemen pemuda, dan masyarakat.

“Karena pada dasarnya kan program ini bukan hanya sekadar milik mahasiswa, tetapi milik masyarakat,” tegas Budi.

Ia menambahkan, keresahan masyarakat yang sampai ke telinga mahasiswa saat ini adalah “dominasi daripada Wakil Walikota yang juga Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra itu lebih besar daripada Walikota yang juga Kepala BP Batam Amsakar Achmad,”

Budi menegaskan,  sebagai bagian dari gerakan mahasiswa yang menyerap aspirasi akar rumput, merasa perlu menyuarakan keresahan tersebut.

“Ketika masyarakat sudah mulai jenuh dan resah terhadap sesuatu hal, maka akan kita sampaikan,” pungkas Budi.

BACA JUGA:  Peredaran Narkotika di Kepri Lewati Nasional, BNN MoU dengan Lion Air Group

[kang ajank nurdin]

Latest articles

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

Konjen Singapura Puji Perubahan Pola Pelayanan BP Batam

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam, Gavin Ang, memberikan apresiasi terhadap pesatnya...

More like this

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...