BerandaBatam RayaWartawan Media Jepang Penuhi Kantor Imigrasi Batam

Wartawan Media Jepang Penuhi Kantor Imigrasi Batam

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID: Sedikitnya 10 orang wartawan dari berbagai media terbitan Jepang memenuhi aula Ajat Sudrajat Kantor Imigrasi Batam, Selasa (12/03/2024) untuk menyaksikan proses deportasi Warga Negara Jepang buronan Interpol Yusuke Yamazaki (43). Kasus penipuan Yusuke mendapat perhatian yang besar dari media Jepang karena menimbulkan kerugian yang cukup fantastis sekitar 13,5 Miliar Yen.

Media yang hadir antara lain dari Asahi Simbun, NHK Television, TBS, Kyodo dan sejumlah media cetak, elektronik dan lainnya. Kehadiran media dari Jepang tersebut untuk mendengarkan penjelasan dari Kepala Kantor Imigrasi Batam Samuel Toba dan Wakil Kepala Kepolisian Resort Barelang AKBP Syafruddin Semidang Sakti terkait proses deportasi yang akan dijalani oleh Yusuke Yamazaki.

Salah seorang wartawan Jepang dari Asahi Simbun mencecar sejumlah pertanyaan kepada Kepala Kantor Imigrasi Batam Samuel Toba tentang bagaimana Yusuke Yamazaki bisa memilih Indonesia untuk pelariannya.

“berdasarkan data Imigrasi, negara mana saja yang paling sering dikunjunginya? Apakah ada pengakuan bersalah darinya terhadap kasus yang dilakukannya di Jepang,” tanya wartawan media Jepang tersebut.

BACA JUGA:  FKPD Kota Batam Gelar Rapat Akhir Tahun, Deportasi PMI Hingga Demo UMK Jadi Sorotan

Media Jepang juga mempertanyakan peran dua orang yang disebut-sebut membantu pelarian Yusuke Yamazaki di Indonesia, apakah keduanya juga terlibat.

Menanggapi pertanyaan tersebut Samuel menyebutkan bahwa Imigrasi tidak memeriksa sampai sejauh hal yang ditanyakan.

“kami tidak sampai sejauh itu, kita focus pada pelanggaran keimigrasiannya,” kata Samuel.

Samuel juga mengatakan, Yusuke Yamazaki dideportasi kembali ke negaranya setelah pada 28 Februari 2024 Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menerbitkan paspor darurat untuknya sebagai syarat dalam perjalanan.

“Yusuke statusnya tahanan imigrasi, dokumen yang dipakai dalam perjalanan ini kami melakukan koordinasi dengan Kedutaan Jepang dan Konsulat Jepang yang ada di Medan,” kata Samuel.

Menurut Samuel, proses deportasi dilakukan pada hari ini Selasa tanggal 12 Maret 2024, dengan menggunakan Pesawat Citilink QG943 Pukul 12.40 dari Bandara Internasional Hang Nadim ke Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, kemudian dilanjutkan dengan Pesawat Japan Airlines JL726 pukul 21.25 dengan rute dari Soekarno-Hatta ke Bandara Narita di Jepang.

Latest articles

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

More like this

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...