BerandaBeritaWarga Rempang Dilatih Jurnalisme, Diingatkan Jauhi Hoaks

Warga Rempang Dilatih Jurnalisme, Diingatkan Jauhi Hoaks

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam untuk pertama kalinya menyelenggarakan pelatihan “jurnalisme warga” bagi masyarakat Rempang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 November 2025, di Kampung Sembulang Hulu ini bertujuan membekali warga Rempang agar mampu mengangkat narasi tentang kampung mereka melalui media sosial dengan prinsip jurnalistik yang baik dan bertanggung jawab.

Ketua AJI Batam, Yogi Eka Sahputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk merespons aktivitas warga yang selama ini telah melakukan kerja-kerja jurnalistik secara otodidak. “Selama ini kami melihat, meskipun mereka hanya jurnalis warga, mereka sudah memberitakan informasi tentang kampung kepada dunia luar melalui media sosial. Kami membantu mereka agar karya yang diproduksi menerapkan prinsip jurnalisme warga yang baik, tentunya tidak menyebar hoaks,” ujar Yogi.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknik menulis, memotret, dan membuat video, tetapi juga melibatkan aspek hukum. Lembaga Studi dan Bantuan Hukum Masyarakat Kepulauan (LsBH MK) turut hadir untuk memberikan pandangan hukum, khususnya mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), memastikan masyarakat tidak melanggar hukum saat menyampaikan pendapat. Direktur LsBH MK, Nofita Putri Manik, menegaskan kebebasan berpendapat warga dilindungi undang-undang.

BACA JUGA:  KJRI Johor Bahru Berhasil Bebaskan WNI dari Hukuman Mati

Salah seorang peserta, Sopia, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat karena ia kini memahami cara menyajikan informasi yang menarik, lengkap dengan foto dan video, tanpa melanggar UU ITE. “Semoga pelatihan ini mampu mengangkat berita tentang kampung halaman kami,” katanya. Total 17 peserta dari berbagai perwakilan masyarakat Rempang, termasuk pengurus Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (Amar-GB), mengikuti pelatihan tersebut.

Koordinator Amar-GB, Sukri, berharap AJI Batam dapat melaksanakan pelatihan lanjutan. Menurutnya, kondisi masyarakat saat ini sangat membutuhkan pengetahuan tambahan agar terus berkembang. AJI Batam sendiri menyatakan tidak menutup kemungkinan pelatihan serupa juga akan menyasar kelompok masyarakat lainnya, seperti aktivis lingkungan, mahasiswa, hingga nelayan.

[press release/kang ajank nurdin]

Latest articles

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

More like this

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...