TERASBATAM.ID – Kelangkaan stok emas batangan mulai dirasakan masyarakat di sejumlah pusat perbelanjaan di Batam, salah satunya di Toko Mas Banda Baru, Mega Mall. Kondisi ini terjadi pada berbagai jenis produk, mulai dari Antam hingga UBS, dan berlangsung hampir dua pekan terakhir.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (1/4/2026), kekosongan stok tidak hanya terjadi di cabang Mega Mall, tetapi juga meluas hingga ke wilayah Nagoya. Para calon pembeli tampak kesulitan mendapatkan emas batangan dengan ukuran favorit seperti 1 gram hingga 10 gram.
“Sudah hampir dua minggu kosong, baik di Nagoya maupun di sini. Karena pusat UBS masih tutup,” ujar salah satu staf toko saat memberikan penjelasan kepada pelanggan.

Ukuran Kecil Tersisa, Ukuran Menengah Sold Out
Dari pantauan, emas batangan yang masih tersedia hanya ukuran 0,5 gram. Sementara untuk ukuran 1 gram hingga 10 gram telah habis atau sold out. Kondisi serupa juga terjadi di hampir seluruh cabang toko emas terbesar di Batam tersebut.
“Oh, jadi yang rame-rame di sini lagi nyari juga ya,” ujar salah seorang gadis muda sembari tersenyum, setelah menanyakan stok emas ukuran 1 gram yang dibandrol sekitar Rp 2,8 juta namun dinyatakan kosong.
Para pembeli yang datang pada Rabu itu tampak berbondong-bondong mencari logam mulia, baik untuk investasi maupun cadangan pasca lebaran.
Pasokan Diperkirakan Pekan Depan
Pihak toko menyebutkan bahwa pasokan emas batangan dari produsen, seperti UBS yang menjalin kerja sama tetap dengan Toko Mas Banda Baru, diperkirakan baru akan tiba dan tersedia kembali pada minggu depan. Selama masa tunggu ini, stok yang ada hanya mengandalkan sistem buyback atau pembelian kembali dari konsumen yang menjual koleksinya ke toko, terutama untuk produk Antam.
Kelangkaan ini bertepatan dengan fluktuasi harga logam mulia di pasaran. Sebagai gambaran, harga emas batangan produk UBS untuk ukuran terkecil 0,5 gram saat ini dipatok pada harga Rp 1.629.000.


