TerasBatam.id: Pemerintah Kota Batam meminta kepada orangtua siswa di Batam untuk bersabar terkait dengan kebijakan sekolah tatap muka yang akan diselenggarakan jika Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Batam telah berada di level 2.
Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Selasa (24/08/2021) mengatakan, kendati kasus Covid-19 di Batam sejak 21 Juli 2021 yang lalu hingga Agustus 2021 ini telah melandai namun angka kematian masih tetap tinggi sehingga dalam evaluasi level PPKM, Batam masih berada di level 3.
“sebelumnya kita berharap turun ke level dua. Kondisi ini hendaknya membuat kita menahan diri dan berhati-hati,” kata Amsakar.
Menurut Amsakar, terkait dengan sekolah tatap muka memiliki banyak pertimbangan, diantaranya bagaimana anak-anak usia sekolah adalah asset bangsa untuk perjalanan kedepan.
“saya pikir walaupun orangtua capek dan harus memainkan peran ganda yaitu sebagai orangtua dan guru tentu tidak ingin terjadi sesuatu kepada anak-anaknya. Kita lihat nanti soal tatap muka saat PPKM pada level dua, ketika trend kematian sudah turun,” kata Amsakar.
Amsakar memastikan bahwa soal ketentuan pembelajaran tatap muka akan dibicarakan kembali saat Batam pada eveluasi PPKM turun pada level dua, bagaimana langkah selanjutnya yang akan diputuskan pemerintah Kota Batam akan dibahas setelah evaluasi PPKM oleh pemerintah pusat.
“kita minta orangtua bersabar dan menahan diri,” kata Amsakar.


