BerandaBatam RayaRetribusi Parkir Tak Capai Target, DPRD Batam Panggil Dishub

Retribusi Parkir Tak Capai Target, DPRD Batam Panggil Dishub

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID: Lambatnya pencapaian target retribusi parkir tepi jalan di Kota Batam menuai sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam. DPRD berencana memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam untuk menjelaskan perkembangan terkini.

“Kami akan agendakan pertemuan dengan Dishub. Dalam waktu dekat kami panggil terkait ini,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman, Selasa (21/05/2024).

Hendra menuturkan bahwa salah satu tujuan penyesuaian tarif parkir adalah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, hingga saat ini, belum terlihat dampak signifikan dari penerapan kebijakan tersebut.

“Hasil sementara belum ada kami dapat. Namun informasinya memang belum siginifikan. Jadi kami ingin tahu apa yang harus dievaluasi dalam penerapan tarif baru ini,” katanya.

Penerapan tarif parkir baru telah berjalan selama lima bulan, dan sudah hampir memasuki semester pertama. Namun, masih terdapat beberapa persoalan yang perlu dievaluasi, seperti sistem karcis dan parkir berlangganan.

“Termasuk juga soal parkir berlangganan yang mereka gaungkan. Belum ada juga langkah nyata dari mereka,” kata Hendra.

BACA JUGA:  Sidang Vonis Eks Pamen Polda Kepri Tersangka Narkoba Sering Ditunda, Hakim Dinas Luar

DPRD berharap pertemuan dengan Dishub dapat memberikan gambaran yang jelas tentang perkembangan retribusi parkir dan langkah-langkah yang diambil untuk mencapai target.

Pemanggilan Dishub ini menjadi sinyalemen bahwa DPRD tidak puas dengan kinerja Dishub dalam pengelolaan parkir tepi jalan. Diharapkan dengan pertemuan ini, dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan pencapaian retribusi parkir dan memaksimalkan PAD dari sektor ini.

Sementara itu penerimaan retribusi tepi jalan berdasarkan halaman siependabatam.go.id capaian penerimaan daerah dari retribusi parkir tepi jalan baru mencapai Rp 3,2 miliar atau 21 persen dari target Rp 15 miliar.

“Pekan depan lah kami agendakan ya, saya sudah laporkan ke ketua komisi soal ini. Jadi setelah pertemuan baru bisa diketahui, kendala apa yang dihadapi Dishub,” tutur Hendra yang berasal dari Fraksi Golkar ini.

 

[penulis: rom]

Latest articles

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

More like this

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...