TERASBATAM.ID – Sebuah pemandangan tidak biasa mewarnai kunjungan kenegaraan Thailand ke Laos pada Minggu (16/3/2026). Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida menunjukkan kepiawaian mereka dengan mengemudikan sendiri pesawat kerajaan Boeing 737-800 menuju ibu kota Vientiane.
Aksi ini terekam dalam sebuah video yang menunjukkan momen sang Raja berada di kursi kapten (pilot) dan Ratu Suthida di kursi pendamping (kopilot). Keduanya tampak tenang dan presisi saat mengoperasikan instrumen kokpit, mulai dari persiapan take-off hingga pesawat mendarat mulus di landasan pacu.
Bukan sekadar formalitas, kedua tokoh monarki ini memang memiliki latar belakang aviasi yang kuat. Berdasarkan informasi resmi, Raja Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida merupakan pilot bersertifikat yang memegang lisensi pilot komersial dari Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT).
Raja Vajiralongkorn sendiri memiliki rekam jejak panjang sebagai pilot militer di Angkatan Darat Kerajaan Thailand. Ia dikenal berpengalaman menerbangkan berbagai jenis pesawat, mulai dari pesawat latih hingga jet tempur dan pesawat komersial berbadan lebar.
Diplomasi di Angkasa
Setibanya di Laos, pasangan kerajaan ini disambut hangat oleh Wakil Perdana Menteri Laos beserta jajaran pejabat tinggi kedua negara. Karpet merah dan upacara penyambutan kenegaraan telah menanti di bawah tangga pesawat.
Ini bukan pertama kalinya pasangan kerajaan tersebut “mengambil alih” kendali penerbangan dalam misi luar negeri. Pada kunjungan kenegaraan ke Bhutan tahun 2025 lalu, mereka juga melakukan hal serupa, menerbangkan jet Boeing melewati wilayah udara internasional secara mandiri.
Bagi banyak pengamat, aksi ini tidak hanya menunjukkan kompetensi teknis sang raja, tetapi juga simbol kemandirian dan kesigapan kepemimpinan Thailand di kancah regional.


