TERASBATAM.id: Persaingan memperebutkan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Batam tahun 2024 akhirnya menemui babak baru. Dari ribuan pelamar, sebanyak 2.069 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Namun, di balik angka kelulusan yang cukup tinggi ini, tersimpan cerita lain. Sebanyak 218 pelamar mengajukan sanggahan atas hasil seleksi tersebut, menunjukkan adanya kekecewaan dan kontroversi di balik proses seleksi.
“Hasilnya sudah disampaikan pada tanggal 30 Oktober – 1 November lalu,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, Hasnah, Rabu (06/11/2024).
Diakuinya tahun ini Pemko Batam membuka sebanyak 2.300 formasi, terdiri atas 109 formasi untuk guru, 67 formasi tenaga kesehatan, dan 2.124 formasi tenaga teknis.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam mengatakan 218 pelamar calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemko Batam mengajukan sanggahan karena gagal di tahapan seleksi administrasi.
Hasnah mengatakan pelamar tersebut melakukan sanggah pada 2-4 November 2024.
“Total pelamar yang mengajukan sanggah ada 218 pelamar,” kata Hasnah.
Ia menyampaikan semua pelamar tersebut menggunakan aplikasi SSCASN yang disediakan oleh BKN untuk menyampaikan sanggahan mereka.
“Para pelamar yang mengajukan sanggah menggunakan aplikasi sscasn BKN,” kata dia.
Lebih lanjut ia menjelaskan dari total 2.357 pendaftar, 2.069 di antaranya lolos seleksi administrasi PPPK Pemkot Batam.
Pada tahun ini, lanjutnya, Pemkot Batam membuka sebanyak 2.300 formasi, terdiri atas 109 formasi untuk guru, 67 formasi tenaga kesehatan, dan 2.124 formasi tenaga teknis.
“Berdasarkan hasil seleksi administrasi terdapat 135 pelamar guru, 45 pelamar tenaga kesehatan, 1.889 pelamar tenaga teknis,” ujar Hasnah.
[rma]


