TERASBATAM.ID — Aparat Kepolisian Sektor Lubuk Baja menangkap Badri Alexon (46), seorang residivis asal Palembang, Sumatera Selatan, yang diduga mencopet wisatawan lanjut usia asal Singapura di kawasan pasar di Batam. Penangkapan dilakukan setelah aksi pelaku terekam kamera pemantau (CCTV) dan sempat viral di media sosial.
Kapolsek Lubuk Baja Komisaris Denny Lagie menjelaskan, pelaku menyasar korban, Lim Choon Hua (73), saat sedang berada di kawasan Pasar Tos 3000, Lubuk Baja, Jumat (23/1/2026) pagi. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan modus berpura-pura menawarkan jasa pijat untuk mengalihkan perhatian korban.
“Pelaku datang dari belakang lalu memegang kaki korban dengan alasan ingin memijat. Saat perhatian korban teralihkan dan korban membungkuk, pelaku langsung mengambil dompet di saku celana korban,” ujar Denny, Sabtu (24/1/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Badri diketahui telah tiga kali melakukan aksi pencopetan dengan modus serupa. Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan tersangka, di antaranya dompet cokelat milik korban, kartu identitas Singapura (Identity Card), struk penukaran uang senilai 250 dollar Singapura, serta bukti setoran uang tunai sebesar Rp 9 juta.
Selain itu, polisi juga mengamankan pakaian yang digunakan tersangka saat beraksi serta satu unit telepon seluler. Pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Lubuk Baja untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Simpang Siur Jumlah Kerugian
Terkait nilai kerugian, sempat beredar informasi melalui unggahan video di media sosial yang menyebutkan korban kehilangan uang tunai hingga 32.000 dollar Singapura atau setara kurang lebih Rp 400 juta. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai total pasti jumlah uang yang dicopet dari korban.
Kasus ini menjadi perhatian serius otoritas keamanan di Batam, mengingat lokasi kejadian merupakan pusat keramaian yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara. Keamanan di area publik seperti Pasar Jodoh dan Pasar Tos 3000 menjadi sorotan guna menjamin kenyamanan sektor pariwisata di Kota Batam.


