BerandaBatam RayaPembongkaran Reklame Dinilai "Ngawur", Amsakar Bantah Tebang Pilih

Pembongkaran Reklame Dinilai “Ngawur”, Amsakar Bantah Tebang Pilih

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam merobohkan seluruh bangunan reklame di kota tersebut menuai kritik pedas dari Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86), Cak Ta’in Komari. Ia menilai tindakan yang dilakukan Wali Kota Batam Amsakar Ahmad dan Li Claudia Chandra sebagai “ngawur” dan tanpa kajian komprehensif. Namun, pihak BP Batam membantah adanya praktik tebang pilih dalam penertiban ini.

Lebih dari 1.000 titik reklame di wilayah Batam Kota telah dirobohkan oleh tim Pemko dan BP Batam. Sasaran selanjutnya adalah wilayah Lubuk Baja, dua area yang selama ini menjadi pusat bisnis reklame.

Cak Ta’in Komari mempertanyakan dasar perhitungan kenaikan pendapatan dari Rp20 miliar menjadi Rp100 miliar setelah perubahan ke videotron. “Berdasarkan apa hitungan tersebut, apa sudah ada kajiannya dan masterplanpenataannya?” ujarnya kepada media pada Rabu (16/07/2025).

Ia menegaskan bahwa pernyataan Amsakar di depan Komisi VI DPR terkesan “asal bunyi” dan “ngawur”, serta menyatakan siap berdebat dengan Pemko Batam terkait masalah reklame ini.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Tunggu Hasil Kajian Soal Eksport Pasir Laut

Sebelumnya kritikan keras datang dari anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti A.N. Anam, dalam rapat antara BP Batam dan Komisi VI DPR RI pada Rabu (9/7/2025) lalu. Mufti menyoroti penertiban reklame yang dinilai tidak merata, di mana reklame kecil dari perusahaan kecil lebih sering ditindak, sementara reklame besar milik perusahaan besar masih banyak yang belum ditertibkan.

“Kami sangat suka dengan penertiban reklame, karena setiap kami ke sana, reklame ada di mana-mana sehingga tata kota yang indah jadi rusak. Tapi kami lihat hari ini, yang ditertibkan hanya reklame kecil-kecil, sementara reklame besar milik perusahaan besar belum disentuh,” ujar Mufti. Ia mengingatkan agar penertiban tidak bersifat tebang pilih, yang berpotensi merusak citra Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Amsakar Ahmad, membantah adanya praktik tebang pilih dalam penertiban reklame. “Itu informasi yang salah. Di Kecamatan Batam Kota, kami sudah membersihkan semuanya, dalam bahasa Melayu Singkep, kami sudah ‘lynak’ (bersihkan) habis,” tegas Amsakar dengan nada tinggi di hadapan anggota Komisi VI DPR RI.

BACA JUGA:  Hang Nadim Kejar Renovasi Ruang Tunggu, Siap Sambut Peak Season Nataru

Amsakar mengakui bahwa kontroversi di media sosial dan penolakan dari sebagian masyarakat adalah hal wajar dalam setiap kebijakan. “Setiap kebijakan pasti ada yang pro dan kontra. Kami sudah kalkulasi, nilai reklame ini hanya beberapa miliar, tapi jika nanti diganti videotron, kontribusinya jauh lebih besar untuk BP Batam,” jelasnya. Ia menyatakan sudah ada 1.050 reklame yang ditertibkan dan menegaskan tidak ada diskriminasi dalam penindakan.

Latest articles

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

More like this

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...