TERASBATAM.ID – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan dengan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Pertemuan ini membahas penguatan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Dalam rapat tersebut, kedua menteri membahas sejumlah isu strategis, mulai dari proses pengurusan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) untuk kepentingan pertahanan, strategi penguatan tata kelola kehutanan melalui transformasi digital, hingga peningkatan kapasitas pengawasan kawasan hutan dengan penambahan personel Polisi Kehutanan (Polhut).
Menhan Sjafrie menekankan pentingnya koordinasi yang lebih intensif antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kehutanan, mengingat dinamika tugas Satgas PKH di lapangan yang semakin kompleks.
“Koordinasi yang lebih intensif diperlukan mengingat dinamika tugas Satgas PKH di lapangan,” ujar Sjafrie dalam keterangannya yang dikutip dari situs www.kemhan.go.id, Kamis (12/3/2026).
Lebih lanjut, Menhan juga menegaskan pentingnya sinergi kedua kementerian dalam mendukung arahan Presiden, termasuk rencana integrasi Polisi Kehutanan ke dalam Komponen Cadangan (Komcad) melalui pelatihan bela negara. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat sumber daya manusia sekaligus menjaga kedaulatan kawasan hutan Indonesia.
Rapat tersebut turut dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Kasum TNI, Kepala Badan Logistik (Kabaloghan) Kemhan, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Kehutanan.
Pertemuan ini menandai babak baru kerja sama lintas sektor dalam pengelolaan kawasan hutan yang juga berdimensi pertahanan negara.


