TERASBATAM.ID- Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), M. Fanshurullah Asa, menemui Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, di Kantor DEN pada Rabu (25/06/2025). Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPPU menyampaikan keprihatinannya atas minimnya tindak lanjut dari pemerintah terhadap berbagai saran dan rekomendasi kebijakan terkait persaingan usaha yang telah disampaikan lembaganya.
Sejak dilantik pada 18 Januari 2024, KPPU telah memberikan setidaknya 18 rekomendasi kepada Presiden, Menteri Koordinator, dan pejabat tinggi lainnya. Rekomendasi ini mencakup sektor-sektor strategis seperti konstruksi, perdagangan elektronik, otomotif, hingga energi dan sumber daya mineral (ESDM). Namun, Ketua KPPU mengungkapkan bahwa belum ada respons atau tindak lanjut konkret dari pemerintah terhadap sejumlah rekomendasi penting, seperti kebijakan harga avtur dan pengembangan jaringan gas kota. Hal ini dinilai berpotensi menghambat efisiensi pasar dan merugikan konsumen dalam jangka panjang.
Di samping itu, KPPU juga mendorong Lembaga Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) untuk proaktif berkonsultasi dengan KPPU sebelum melakukan investasi strategis. Konsultasi ini dianggap krusial untuk memastikan setiap investasi sejalan dengan prinsip persaingan usaha yang sehat dan tidak menciptakan hambatan pasar baru. M. Fanshurullah Asa berharap komunikasi antar-lembaga dapat diperkuat, agar rekomendasi KPPU menjadi masukan kebijakan yang benar-benar berdampak bagi perekonomian nasional.
Sebagai tindak lanjut, Ketua KPPU dan Ketua DEN menyepakati untuk mengadakan pertemuan rutin guna membahas isu-isu strategis lintas sektor. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sembari tetap menjaga iklim persaingan usaha yang sehat dan berkeadilan.


