BerandaObituariIn Memoriam: Hasyim Djalal, Bapak Hukum Laut Indonesia

In Memoriam: Hasyim Djalal, Bapak Hukum Laut Indonesia

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.id: Dunia telah kehilangan sosok yang sangat berharga di bidang hukum laut internasional, Hasyim Djalal. Beliau, yang dikenal sebagai salah satu arsitek utama Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982, telah berpulang pada hari Minggu, 12 Januari 2025. Kepergian beliau merupakan duka mendalam bagi Indonesia dan komunitas internasional, khususnya mereka yang bergelut di bidang diplomasi maritim dan penyelesaian konflik.

Selama hidupnya, Hasyim Djalal telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi Indonesia dan dunia. Beliau tidak hanya menjadi sosok yang sangat dihormati di tanah air, namun juga diakui secara internasional sebagai pakar hukum laut yang mumpuni. Dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak maritim Indonesia dan mendorong kerjasama internasional di bidang kelautan patut dicontoh.

Salah satu kontribusi terbesar Hasyim Djalal adalah dalam upaya menyelesaikan konflik di Laut China Selatan. Sebagai ketua Centre for South East Asian Studies, beliau telah memimpin berbagai lokakarya dan forum dialog untuk membangun kepercayaan dan kerjasama antara negara-negara yang bersengketa. Workshop on Managing Potential Conflict in the South China Sea yang telah berlangsung selama 29 tahun merupakan salah satu warisan terbesar beliau. Dalam setiap pertemuan, Hasyim Djalal selalu menekankan pentingnya dialog dalam memahami perbedaan perspektif dan mencari solusi bersama. Beliau juga menyoroti potensi ekonomi yang besar di kawasan Laut China Selatan dan mendorong negara-negara di kawasan untuk bekerja sama dalam mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Dirawat Karena Covid-19, Danrem 033/WP Meninggal Dunia

Workshop terakhir yang beliau ikuti di Batam pada 11 September 2019 di Hotel Harmoni One Convention Centre menjadi momen bersejarah. Sayangnya, kita tidak dapat lagi menyaksikan langsung kehadiran beliau yang telah menjadi sosok sentral dalam acara ini selama hampir tiga dekade. Kepergian Hasyim Djalal merupakan kehilangan besar bagi dunia diplomasi maritim. Beliau telah memberikan kontribusi yang sangat berharga dalam upaya membangun dialog dan kerjasama di kawasan Laut China Selatan yang kompleks.

Workshop terakhir yang beliau ikuti di Batam pada 11 September 2019 di Hotel Harmoni One Convention Centre menjadi momen bersejarah yang dihadiri oleh Almarhum Hasyim Djalal.

Sebagai Chairman Centre For South East Asian Studies Hasyim Djalal mengatakan, bahwa workshop yang digelar telah berusia 29 tahun, walaupun termasuk dalam pertemuan informal meeting namun telah banyak hal yang dikerjakan melalui dialog dalam rangka membantu menyelesaikan konflik di Laut China Selatan.

“Kita melakukan dialog, karena dengan dialog kita memahami pandangan orang lain, dan orang lain memahami pandangan kita. Kami tidak ikut dalam penyelesaian masalah bilateral masing-masing Negara,” kata Hasyim ketika itu.

Hasyim Djalal lebih dari sekadar seorang pakar hukum. Beliau adalah seorang diplomat ulung yang mampu membangun jembatan di antara negara-negara dengan kepentingan yang berbeda. Warisan pemikiran dan tindakan beliau akan terus menginspirasi generasi mendatang untuk terus berupaya membangun dunia yang lebih damai dan sejahtera, khususnya di kawasan maritim.

BACA JUGA:  Dari "Way of the Dragon" hingga "Walker": Chuck Norris Tutup Usia

Sepanjang kariernya, Hasyim Djalal telah menduduki berbagai posisi penting dalam diplomasi Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk PBB (1981-1983), Kanada (1983-1985), dan Jerman (1990-1993). Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Keliling pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dan BJ Habibie.

Jejak diplomasi Hasyim Djalal diteruskan oleh putranya, Dino Patti Djalal, yang juga seorang diplomat ulung. Dino Patti Djalal pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Hasyim Djalal menyelesaikan pendidikannya di Akademi Dinas Luar Negeri dan meraih gelar Master of Law dari Universitas Virginia, menjadikannya mahasiswa Indonesia pertama di universitas bergengsi tersebut.

Hasyim Djalal lahir pada 25 Februari 1934 di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, serta wafat pada hari Minggu di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Selamat jalan Bapak Hukum Laut Internasional dari Indonesia.

Latest articles

Dari “Way of the Dragon” hingga “Walker”: Chuck Norris Tutup Usia

TERASBATAM.ID — Dunia hiburan dan bela diri internasional berduka. Legenda film laga dan ikon...

Menkeu Purbaya Live TikTok Malam Takbiran: Tepis Indonesia Bakal Krisis 

TERASBATAM.ID — Di tengah gegap gempita takbir yang menggema di malam Idulfitri, Menteri Keuangan...

1.020 Titik Salat Id di Batam: Wali Kota: Hindari Penumpukan Jemaah

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam menyiapkan 1.020 titik lokasi untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 1447...

Taksi Bandara Bangkok Berhenti di Tengah Krisis Energi

TERASBATAM.ID — Ratusan taksi di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, mulai menghentikan operasionalnya. Penyebabnya bukan aksi...

More like this

Dari “Way of the Dragon” hingga “Walker”: Chuck Norris Tutup Usia

TERASBATAM.ID — Dunia hiburan dan bela diri internasional berduka. Legenda film laga dan ikon...

Menkeu Purbaya Live TikTok Malam Takbiran: Tepis Indonesia Bakal Krisis 

TERASBATAM.ID — Di tengah gegap gempita takbir yang menggema di malam Idulfitri, Menteri Keuangan...

1.020 Titik Salat Id di Batam: Wali Kota: Hindari Penumpukan Jemaah

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam menyiapkan 1.020 titik lokasi untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 1447...