TERASBATAM.ID – International Association for Suicide Prevention (IASP), sebuah organisasi global yang berfokus pada pencegahan bunuh diri yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan Ruqyah Akbar di Jembatan I Barelang, Batam, Kepulauan Riau. IASP menilai bahwa kampanye yang digelar oleh Yayasan An Nubuwwah Batam melalui gerakan Ruqyah on The Street (RoS) ini memiliki nilai kemanusiaan yang kuat dan berpotensi menekan angka risiko bunuh diri di masyarakat.
Apresiasi resmi tersebut disampaikan IASP melalui surat yang ditujukan kepada Ketua Yayasan An Nubuwwah Batam, Candra P. Pusponegoro, pada Rabu (10/12/2025).
IASP menegaskan bahwa kampanye anti-bunuh diri yang digelar di Jembatan I Barelang—lokasi yang sering menjadi hotspot kasus bunuh diri—bukan sekadar kegiatan spiritual, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata.
Upaya yang Menginspirasi dan Berdampak Besar
Dalam surat resminya, IASP memuji dedikasi Yayasan An Nubuwwah: “Kami sangat menghargai dedikasi Anda dan pekerjaan bermakna yang dilakukan oleh Yayasan An Nubuwwah dan Ruqyah on The Street (RoS) Batam. Kampanye yang Anda selenggarakan merupakan upaya yang menginspirasi dan berdampak besar dalam meningkatkan kesadaran dan memberikan dukungan bagi mereka yang berisiko,” tulis IASP.
Gerakan Ruqyah on The Street (RoS) sendiri dikenal sebagai inisiatif yang menggabungkan ruqyah syar’i, konseling dasar, edukasi kesehatan mental, dan pendampingan emosional.
Meskipun IASP tidak dapat memasukkan kegiatan Ruqyah Akbar yang digelar pada 21 November 2025 itu ke dalam daftar program 2025 karena penutupan halaman acara resmi untuk pembaruan agenda 2026, IASP tetap mendorong yayasan agar mengirimkan laporan kegiatan dan program yang direncanakan tahun 2026.
Co-Funder dan CEO Yayasan An Nubuwwah Batam, Muhammad Candra P. Pusponegoro Abidzar Rizqi Marzaqah Al Hana, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan lembaga internasional ini. “Terima kasih atas apresiasi dan dukungan IASP kepada Yayasan An Nubuwwah Batam dan RoS. Semoga kegiatan An Nubuwwah dan RoS bisa terus bermanfaat bagi umat manusia,” ujar Candra.


