BerandaBatam RayaBatam Waspada Perdagangan Bayi, RT/RW Diperketat

Batam Waspada Perdagangan Bayi, RT/RW Diperketat

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyoroti serius dugaan penjualan bayi yang terungkap di Jawa Timur pekan lalu, mengingat posisi Batam sebagai wilayah perbatasan yang rentan menjadi lokasi transit dan karantina Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), termasuk anak-anak.

“Batam ini wilayah yang sangat strategis, tapi juga rawan. Kami menyadari potensi penyalahgunaan wilayah ini sebagai tempat transit atau bahkan tempat karantina sebelum korban perdagangan orang, termasuk bayi, dibawa ke luar negeri,” ujar Amsakar usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Batam, Senin (21/07/2025)

Amsakar menegaskan, kasus penjualan bayi adalah bagian dari kejahatan lintas negara yang kini menjadi perhatian seluruh pemangku kebijakan. Terlebih, adanya kerja sama antara Pemerintah Singapura dan kepolisian Indonesia menunjukkan bahwa masalah ini bersifat lintas batas. Sebagai langkah antisipasi, Amsakar menginstruksikan seluruh RT/RW dan kader Posyandu di Batam untuk memperketat pengawasan lingkungan, terutama di rumah kos dan kontrakan yang berpotensi menjadi tempat penampungan korban TPPO.

“Saya selalu sampaikan kepada para RT/RW dan kader Posyandu agar menjadi telinga dan mata pemerintah,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kapolda Kepri Cek Mata Rantai Migor di Batam, Stok di Natuna Diragukan

Selain TPPO, Amsakar juga menyinggung kasus peredaran narkoba yang sempat terjadi di Batam sebelumnya, menekankan pentingnya kewaspadaan berkelanjutan. Meskipun mengakui bahwa regulasi utama TPPO berada di tingkat nasional, Amsakar menyatakan Batam siap memperkuat pengawasan lokal.

Ia juga mengungkapkan bahwa Batam telah diidentifikasi sebagai salah satu daerah rawan TPPO dalam rapat koordinasi nasional di Kantor Staf Presiden (KSP), yang menuntut langkah ekstra dalam pengawasan kejahatan transnasional.

[kang ajank nurdin]

Latest articles

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

More like this

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...