TERASBATAM.id: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam penerimaan pajak sepanjang tahun 2024. Lima sektor pajak menjadi kontributor utama dalam mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam.
Data yang dirilis Bapenda menunjukkan bahwa Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi juara dengan realisasi mencapai Rp492 miliar, melampaui target sebesar 18%. Disusul oleh pajak hotel, pajak restoran, pajak listrik, dan pajak hiburan yang juga berhasil melampaui target.
“Kami sangat puas dengan capaian ini. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat Batam akan pentingnya membayar pajak semakin meningkat,” ujar Sekretaris Bapenda Kota Batam, M. Aidil Salaho kepada www.terasbatam.id, Minggu (05/01/2025).
Secara rinci realisasi penerimaan pajak BPHTB sebesar Rp492 miliar (118 persen) dari target Rp414 miliar, pajak hotel sebesar Rp159 miliar (101 persen) dari target Rp157 miliar.
Kemudian pajak restoran Rp133 miliar (92 persen) dari target Rp143 miliar, pajak listrik Rp310 miliar (96 persen) dari target Rp322 miliar, dan pajak hiburan Rp46 miliar (95 persen) dari target Rp49 miliar.
“Untuk keseluruhan sepanjang tahun 2024, penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam sebesar Rp1,4 triliun atau 98 persen,” ujarnya.
Beberapa faktor yang dianggap berkontribusi terhadap keberhasilan ini antara lain:
- Edukasi pajak yang intensif: Bapenda terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak.
- Peningkatan pelayanan: Proses pembayaran pajak dibuat lebih mudah dan cepat.
- Pemanfaatan teknologi: Penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan pajak semakin optimal.
- Kolaborasi dengan berbagai pihak: Bapenda menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholder untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak.
Tantangan di Masa Depan
Meskipun berhasil mencapai target, Bapenda masih memiliki sejumlah tantangan, terutama dalam meningkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2 melalui berbagai program menarik,” tambah Aidil.
[rma]


