TERASBATAM.id: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda wilayah Batam dan Kepulauan Riau (Kepri) dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
“Kami memprediksi akan terjadi hujan lebat di beberapa wilayah di Kepri, termasuk Batam,” ujar Forecaster BMKG Hang Nadim, Fitri Annisa, pada Sabtu (21/12/2024). Selain hujan lebat, kecepatan angin di seluruh wilayah Kepri juga diprediksi meningkat.
Kondisi cuaca ekstrem ini juga berdampak pada kondisi laut. BMKG memprediksi gelombang laut tinggi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Bintan, Kepulauan Anambas, dan Natuna. Kondisi ini sangat membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal-kapal kecil.
“Dengan peningkatan kecepatan angin, kapal kecil seperti nelayan sangat berisiko,” kata Fitri. “Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir juga harus waspada terhadap potensi kerusakan rumah akibat angin kencang.”
BMKG mencatat, kondisi yang lebih ekstrem dapat terjadi di wilayah perairan Anambas, Natuna, dan Laut Natuna Utara, dengan gelombang laut yang diperkirakan mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter.
Imbauan kepada Masyarakat
Mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
- Waspada banjir dan tanah longsor: Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, seperti daerah perbukitan atau dekat sungai, perlu waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
- Amankan benda-benda di sekitar rumah: Pastikan rumah dan lingkungan sekitar dalam kondisi aman. Amankan benda-benda yang mudah diterbangkan angin.
- Hindari aktivitas di laut: Nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau untuk tidak melaut, terutama saat cuaca buruk.
- Pantau terus informasi cuaca: Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan oleh BMKG.
“Kami berharap masyarakat dapat mengantisipasi dan mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem ini,” tambah Fitri.


