Viral Video Pemotor Seret Sajam di Batam, Ternyata Penyandang Disabilitas

TERASBATAM.ID: Video viral yang menunjukkan dua pemotor menyeret “sajam” di jalan raya Batu Besar, Batam, pada 24 Maret 2024 lalu, telah membuat heboh masyarakat.

Kapolsek Nongsa, Kompol Restia Octane Guchy, Kamis (28/03/2024) meluruskan informasi bahwa tiga pria dalam video tersebut bukanlah begal, melainkan warga penyandang disabilitas tuna wicara dan tuna rungu.

Kejadian tersebut bermula pada Minggu (24/03/2024) sekitar pukul 23.45 WIB, tiga pria penyandang disabilitas (inisial A, F, dan P) berboncengan dua motor menuju pesisir Pantai Nongsa untuk berburu kepiting.

Alat tangkap kepiting yang mereka bawa terseret di jalanan, terlihat seperti sajam.

Warga yang melihat kejadian tersebut merekamnya dan menyebarkannya dengan narasi begal.

“Ketiganya, bukanlah begal yang sengaja menyeret pedangnya untuk menakuti masyarakat tetapi mereka adalah warga penyandang disabilitas yang tidak sengaja menyeret alat tangkap kepiting saat hendak berburu di pesisir Pantai Nongsa,” kata Guchy.

Sementara itu Sulastri Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)  yang mendampingi ketiga pria tersebut mewakili keluarga memohon maaf kepada masyarakat Batam atas insiden yang tidak disengaja.

“Saya telah mendidik mereka sejak duduk dibangku kelas 1 Sekolah Dasar Luar Biasa (SD SLB). Namun, kita tidak menyangka bahwa apa yang dilakukan dengan tidak sengaja itu malah viral dan membuat gaduh. Tentu, saya mewakili orang tua yang bersangkutan memohon maaf kepada seluruh masyarakat Batam atas peristiwa ini, Saya berharap, peristiwa ini tidak terulang kembali,” kata Sulastri.