TERASBATAM.ID — Seorang wisatawan asal Singapura mengalami kerugian besar setelah diduga menjadi korban pencopetan saat berkunjung ke kawasan Pasar Jodoh, Kota Batam. Insiden yang terekam dalam unggahan video media sosial pada Jumat (23/1/2026) tersebut memperlihatkan korban kehilangan uang tunai dalam jumlah besar serta identitas pribadi.
Berdasarkan keterangan dalam video tersebut, korban yang merupakan seorang pria lanjut usia tampak syok setelah menyadari tas atau saku miliknya telah dikuras oleh pelaku kejahatan. Total kerugian yang dialami korban mencapai Singapore 32.000 dolar (setara dengan kurang lebih Rp 400 juta).
Selain kehilangan uang tunai dalam jumlah fantastis, korban juga menyatakan bahwa kartu identitas Singapura miliknya (Identity Card/IC) ikut raib. “IC saya hilang juga,” ujar korban dengan nada lemas saat dikerumuni warga dan pedagang di lokasi kejadian.
Situasi di Lokasi Kejadian
Peristiwa ini terjadi di tengah keramaian Pasar Jodoh, yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan barang bekas dan kebutuhan harian di Batam. Dalam rekaman tersebut, sejumlah warga di lokasi mencoba membantu menenangkan korban dan menyarankan agar segera melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat.
“Ada laporan polisi tidak di sini? Sama saja dia (polisi) itu,” keluh seorang wanita yang berada di dekat korban, menggambarkan kegelisahan warga atas keamanan di area tersebut.
Hingga berita ini disusun, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi pasti maupun pengejaran terhadap pelaku. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi sektor pariwisata Batam, mengingat jumlah kerugian yang sangat besar dialami oleh warga negara asing di area publik yang ramai dikunjungi wisatawan.


