TERASBATAM.id – Transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) lintas negara atau QRIS Cross Border mengalami peningkatan signifikan. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga Desember 2024, jutaan transaksi telah dilakukan oleh wisatawan mancanegara (wisman) dari tiga negara yang telah mengimplementasikan QRIS Cross Border.
Kepala BI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri), Rony Widijarto, mengungkapkan bahwa QRIS Cross Border telah digunakan di Singapura sejak 17 November 2023, Malaysia sejak 8 Mei 2023, dan Thailand sejak 29 Agustus 2022.
“Kita terus berupaya meningkatkan implementasi penggunaan QRIS Cross Border di negara-negara tetangga,” ujar Rony, Senin (03/03/2025).
Data BI menunjukkan, transaksi inbound (wisman menggunakan QRIS di Indonesia) dari Thailand mencapai 42.297 transaksi, Malaysia 1.898.496 transaksi, dan Singapura 50.731 transaksi. Sementara itu, transaksi outbound (orang Indonesia menggunakan QRIS di luar negeri) dari Thailand sebanyak 638.515 transaksi, Malaysia 320.778 transaksi, dan Singapura 71.001 transaksi.
“Karena itu, Thailand dan Singapura tercatat net outflow, sedangkan Malaysia tercatat net inflow,” imbuh Rony.
Rony menjelaskan, BI telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan transaksi QRIS, baik domestik maupun lintas negara. “Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dan jumlah transaksi QRIS, BI Kepri melakukan berbagai upaya edukasi dan sosialisasi melalui berbagai media untuk mengkampanyekan berbagai kemudahan dan kelebihan dari QRIS,” paparnya.
BI optimis QRIS Cross Border menjadi salah satu fasilitas penting bagi wisman dan wisatawan lokal yang berkunjung ke negara tetangga. “Pemasangan iklan edukasi penggunaan QRIS terutama kami lakukan di pintu-pintu masuk wisman untuk penggunaan QRIS Cross Border. Selain itu di bioskop dan Bus Trans Batam. Kami juga ikutsertakan sosialisasi QRIS dalam berbagai event,” kata Rony.
[rma]


