TERASBATAM.ID – TNI Angkatan Laut (TNI AL) tengah menggodok rencana penambahan area latihan laut, khususnya untuk zonasi pendaratan amfibi. Pembahasan ini diungkapkan dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal) IV Kolonel Laut (P) Ketut Widiantara di Batam, Selasa (10/06/2025).
Wakil Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Wadan Yonmarhanlan) I Mayor (Mar) Santri Mada Seba Sitepu, yang juga hadir dalam rapat, menjelaskan bahwa rencana penambahan area latihan difokuskan pada wilayah pesisir hingga pulau-pulau kecil. “Permohonan penambahan area latihan laut zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sebagai daerah pendaratan amfibi di Pantai Todak, Kabupaten Lingga,” jelasnya, merujuk pada keterangan Pasmar 1.
Selain itu, juga dibahas rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di lahan Kampung Skip, Desa Kampung Bugis, Bintan Utara, Kepulauan Riau.
Menurut Santri, pembahasan ini bertujuan untuk mendukung latihan operasi pendaratan amfibi TNI AL agar dapat berjalan lebih baik di masa mendatang. Komandan Yonmarhanlan IV Batam Letkol (Mar) Tomas Febrianto, secara terpisah, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pimpinan TNI AL dalam memperluas daerah latihan pesisir.
“Kami mendukung kebijakan pimpinan TNI AL dalam menambah area latihan di pesisir pantai untuk menunjang keberhasilan latihan pendaratan amfibi, sebagaimana bentuk latihan yang dilaksanakan oleh TNI AL, khususnya Korps Marinir,” ujar Tomas.


