TERASBATAM.ID – Suasana unjuk rasa di depan Kantor BP Batam mendadak mencekam saat Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melakukan aksi spontan yang mengejutkan massa. Tak terima dituding hanya bermodalkan argumen dalam menyelesaikan krisis air, Amsakar langsung melompat turun dari atas mobil komando untuk menghadapi koordinator aksi secara langsung.
Momen panas ini bermula ketika Syamsudin, koordinator aksi warga Tanjung Sengkuang, melontarkan kritik tajam dari kerumunan massa. Ia menuding pimpinan BP Batam hanya jago beretorika sementara warga sudah menderita selama setahun karena air bersih tak kunjung mengalir ke rumah mereka.
“Bapak jangan menyerang personal, Pak Syamsudin! Bapak jangan menyerang personal!” teriak Amsakar dengan nada tinggi sambil menunjuk ke arah orator.
Dalam hitungan detik, Amsakar yang awalnya berdiri di atas mobil rantis kepolisian bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, langsung bergerak turun dengan cepat. Aksi “terjun” dari mobil ini sempat membuat aparat keamanan dan warga yang mengepung lokasi unjuk rasa terperanjat.
Ketegangan ini menjadi puncak kekesalan warga Tanjung Sengkuang yang merasa aspirasi mereka selama setahun terakhir hanya dijawab dengan janji-janji teknis tanpa realisasi distribusi air yang merata.


