TERASBATAM.id- Kejadian tak mengenakkan mewarnai aktivitas warga di sejumlah wilayah sekitar Pulau Rempang. Aliran listrik mendadak padam selama kurang lebih delapan jam pada Selasa (22/04/2025), mulai pukul 11.00 WIB hingga baru menyala kembali sekitar pukul 20.00 WIB.
Kondisi gelap gulita ini dibenarkan oleh Miswadi, seorang warga Kampung Sembulang. “Sekarang sudah nyala, tadi mati lampu sejak jam 11 siang hingga jam 8 malam,” ungkapnya saat dikonfirmasi www.terasbatam.id pada Selasa malam.
Menurut Miswadi, warga setempat telah berkoordinasi dengan petugas PLN di lapangan untuk mencari tahu penyebab gangguan tersebut.
“Kami selalu koordinasi dengan petugas PLN. Mereka menyebutkan ada gangguan jaringan akibat pohon tumbang di Jembatan 4,” jelasnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Muhammad Islahudin, warga Pasir Panjang, melalui grup whatsapp Media PLN Batam. Sayangnya, hingga malam hari, belum ada penjelasan resmi dari pihak PLN terkait penyebab pasti pemadaman listrik yang melanda wilayah dari Pasir Panjang hingga Sembulang ini.
Namun, informasi terpisah dari Manager Humas PLN Batam, Novi Hendra, kepada www.terasbatam.id pada Selasa (22/4/2025) menyebutkan bahwa penyebab padamnya listrik adalah adanya gangguan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM). Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh SUTM yang putus di empat titik lokasi berbeda, yaitu:
- Depan PBK Jl. Trans Barelang
- Depan gerbang Yonif 136
- Sebelum Jembatan 1
- Lokasi Bakamla sebelum Jembatan 4
Novi Hendra juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh warga Rempang akibat pemadaman listrik tersebut.
[kang ajank nurdin]


